MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang kembali menorehkan kiprahnya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen pada pengembangan sumber daya manusia seperti di bidang kesehatan. Pada hari Senin, 23 Februari 2026, bertempat di Kampus UKB, dilaksanakan kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rektor UKB, Dr. dr. Fika Minata Wathan, M.Kes, dengan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Tuti Rusdiana, SKM., M.Kes.
Acara ini menjadi momentum strategis yang menegaskan sinergi antara dunia akademik dan organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas pendidikan kebidanan, penelitian, serta pengabdian masyarakat.
Kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta Mars dan Hymne Kader Bangsa yang menggema penuh semangat di kampus UKB. Doa dipimpin oleh Bapak Muslimin, memberikan nuansa religius dan harapan agar kerja sama ini membawa keberkahan bagi semua pihak.
Setelah itu, acara berlanjut dengan kata sambutan dari Rektor UKB dan Ketua IBI Provinsi Sumatera Selatan. Kedua tokoh ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjawab tantangan dunia kebidanan yang terus berkembang.
Puncak kegiatan adalah penandatanganan MoU yang dilakukan secara resmi oleh kedua belah pihak. Penandatanganan ini disaksikan oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, serta pengurus IBI. Usai penandatanganan, dilakukan pemberian cinderamata berupa plakat, sebagai simbol penghargaan dan komitmen bersama. Acara ditutup dengan foto bersama yang mengabadikan momen bersejarah tersebut.
Hadir dalam acara tersebut juga Wakil Rektor UKB, Dr. Ilham Djaya, SH., M.H., M.Pd, Humas UKB, Medy Purwantoro, SKM., M.Kes, Kepala BAUK dan Kepala BAAK,Dekan Fakultas Kesehatan dan Kebidanan (FKK), Dekan Fakultas Farmasi, Ketua Program Studi S1 Kebidanan, Ketua Program Studi Profesi Bidan dan Seluruh dosen kebidanan UKB
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kerja sama yang dijalin, sekaligus memperkuat komitmen institusi dalam mengembangkan pendidikan kebidanan di Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Rektor UKB, Dr. dr. Fika Minata Wathan, M.Kes, menegaskan bahwa kerja sama dengan IBI merupakan langkah nyata untuk memperkuat peran universitas dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional.
Beliau menyampaikan bahwa UKB berkomitmen menyediakan jalur pendidikan berkelanjutan bagi para bidan, khususnya yang masih berada di jenjang D3 agar dapat melanjutkan ke jenjang S1 Kebidanan dan Profesi Bidan. Dengan demikian, para bidan akan memiliki kesempatan memperbarui ilmu kebidanan sesuai perkembangan terkini.
“Universitas Kader Bangsa selalu terbuka untuk mendukung peningkatan kualitas tenaga kesehatan. Melalui MoU ini, kami berharap para bidan di Sumatera Selatan dapat terus meningkatkan kompetensi, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Rektor.
Sementara itu, Ketua IBI Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Tuti Rusdiana, SKM., M.Kes, menyambut baik kerja sama ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa IBI mendukung penuh para bidan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Bidan adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memastikan bahwa para bidan memiliki ilmu yang selalu update. Dengan adanya kerja sama ini, kami mendorong seluruh bidan yang masih D3 untuk melanjutkan ke S1 Kebidanan dan Profesi Bidan. Selain itu, dosen juga dapat melakukan penelitian, pengabdian, pelatihan, dan seminar yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Hj. Tuti Rusdiana.
Beliau menambahkan bahwa kerja sama ini bukan hanya tentang pendidikan formal, tetapi juga tentang penguatan kapasitas profesi melalui kegiatan ilmiah dan pengabdian masyarakat.
Penandatanganan MoU ini memiliki makna strategis dalam beberapa aspek seperti peningkatan kualitas pendidikan dengan memberikan kesempatan bagi bidan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Kemudian, pengembangan ilmu kebidanan dengan memastikan ilmu kebidanan selalu relevan dengan perkembangan terbaru. Ada juga kolaborasi penelitian dan pengabdian yakni membuka ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian serta pengabdian masyarakat yang berdampak nyata. Serta peningkatan profesionalisme melalui pelatihan dan seminar, bidan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan praktis.Kerja sama ini bukan hanya tentang dokumen yang ditandatangani, tetapi tentang visi bersama untuk menciptakan tenaga kesehatan yang profesional, berdaya saing, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(*)














