BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Ketua DPRD Jambi Kecam Rentetan Kecelakaan Truk Batu Bara

×

Ketua DPRD Jambi Kecam Rentetan Kecelakaan Truk Batu Bara

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI — Rentetan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan batu bara kembali terjadi di Provinsi Jambi dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Dalam sepekan terakhir, beberapa insiden tercatat terjadi di sejumlah titik, mulai dari kawasan Jembatan Aur Duri II di Kota Jambi, wilayah Koto Boyo Kabupaten Batang Hari, hingga kecelakaan terbaru di Jalan Lintas Timur Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kecelakaan yang melibatkan angkutan batu bara di wilayah tersebut.

“Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian angkutan batu bara yang kembali menimbulkan korban dan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Hafiz.

Menurutnya, kejadian kecelakaan yang terus berulang tidak boleh dianggap sebagai hal biasa, karena menyangkut keselamatan masyarakat dan hak pengguna jalan umum.

“Peristiwa seperti ini tidak boleh dianggap biasa, karena menyangkut nyawa, rasa aman, dan hak masyarakat untuk menggunakan jalan,” tegasnya.

Hafiz juga mengecam keras setiap kejadian yang melibatkan truk angkutan batu bara yang dinilai membahayakan masyarakat maupun pengguna jalan lainnya.

“Saya mengecam keras setiap kejadian angkutan batu bara yang membahayakan masyarakat dan pengguna jalan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama. Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 1 Tahun 2015, pengangkutan batu bara pada prinsipnya wajib melalui jalan khusus, sedangkan penggunaan jalan umum hanya dapat dilakukan secara terbatas dengan dispensasi yang sah dari pemerintah.

Karena itu, setiap angkutan batu bara yang melanggar aturan, tidak memenuhi standar keselamatan, atau berpotensi membahayakan masyarakat harus segera ditertibkan secara tegas oleh pihak berwenang.

“Kami di DPRD akan terus mengawal agar aturan ini dijalankan dengan tegas demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Hafiz juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi menyikapi berbagai peristiwa kecelakaan yang terjadi belakangan ini.

“Kami DPRD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Kami akan terus mengawal agar keselamatan publik benar-benar ditempatkan di atas kepentingan operasional angkutan,” pungkasnya.

Rentetan kecelakaan yang terjadi belakangan ini kembali memunculkan tuntutan masyarakat agar pemerintah daerah dan pihak terkait mempercepat realisasi jalan khusus angkutan batu bara guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan umum.