MATTANEWS.CO, PALEMBANG — Aksi teror kembali menyasar ke rumah warga di Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Untuk kedua kalinya, rumah tersebut menjadi target pelemparan benda yang diduga bom molotov oleh orang tak dikenal, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 02.24 WIB.
Serangan yang terjadi saat warga terlelap itu, menimbulkan kerusakan pada kendaraan milik korban serta rolling door usaha di sekitar lokasi akibat kobaran api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Aparat kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110 pada pukul 06.00 WIB. Personel Polsek Ilir Barat I tiba di lokasi sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Korban kemudian didampingi untuk membuat laporan resmi ke Polda Sumatera Selatan dengan nomor LP/B/427/III/2026/SPKT/POLDA SUMSEL.
Dari keterangan saksi, aksi pelemparan diawali dengan suara benda jatuh ke dalam pekarangan rumah. Tak lama kemudian, ditemukan pecahan botol yang mengeluarkan api. Diduga, pelaku melemparkan beberapa botol berisi cairan mudah terbakar ke arah rumah, sebagian masuk ke dalam halaman dan sebagian lainnya jatuh di luar.
Lemparan tersebut mengenai bemper depan mobil korban, dinding rumah, hingga rolling door di sekitar lokasi.
Rekaman CCTV mengungkap dua pria tak dikenal datang menggunakan sepeda motor sebelum melakukan aksi pelemparan dan melarikan diri. Hingga kini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan.
Polisi juga menyoroti kemiripan pola dengan kejadian sebelumnya di lokasi yang sama saat malam pergantian tahun 2026. Dugaan keterkaitan antara dua insiden ini kini tengah didalami.
Penanganan kasus dilakukan secara terpadu oleh Polda Sumsel bersama Polrestabes Palembang dan Polsek Ilir Barat I dengan melibatkan fungsi Reskrim, Intelkam, serta unit Identifikasi. Tim Inafis dan Laboratorium Forensik turut diterjunkan guna memperkuat pembuktian.
Indra (38) selaku pemilik rumah mengatakan kejadian pelemparan bom molotov tersebut sudah terjadi dua kali dirumahnya.
“Yang pertama itu terjadi awal tahun baru bulan Januari kemarin, terekam CCTV melempar 4 bom molotov, lalu yang kedua ini pada tanggal 24 kemarin mereka melempar sebanyak 4 kali juga namun 1 kali terpental keluar, dua kejadian itu terjadi di jam yang sama, untuk motifnya kita belum tahu karena ini rumah orang tua, mereka trauma dengan kejadian ini,” ungkapnya.
Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Sumsel, Kompol Putu Suryawan, mengonfirmasi bahwa setelah menerima laporan melalui Call Center 110, personel Polsek Ilir Barat I segera melakukan olah TKP.
“Baik, dapat kami sampaikan kepada rekan-rekan jurnalis, yaitu terkait dengan adanya pelaku pelemparan benda-benda mudah terbakar di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, yang terjadi pada dini hari tanggal 24 Maret 2026. Yang mana dari hasil olah TKP, di situ korban menghubungi 110 dan kemudian terhubung oleh Polsek Ilir Barat 1. Dan kemudian datang ke TKP, ditemukan di situ ada kendaraan dan pagar yang bekas terbakar, diduga dilempar menggunakan benda—benda ada cairan yang mudah terbakar. Oleh karena itu, dari CCTV Polsek sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk kejadian tersebut,” tandasnya.














