MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Suasana haru menyelimuti Mapolsek Karangrejo, Polres Tulungagung, Polda Jawa Timur, saat AKP Neni Endah S berpamitan menutup masa dinasnya sebagai anggota Polri, Selasa (28/4/2026). Setelah 38 tahun mengabdi, sosok Kapolsek Karangrejo itu resmi memasuki purna tugas per 1 Mei 2026.
Dalam sambutan tasyakuran yang berlangsung sederhana namun khidmat, AKP Neni tak mampu menyembunyikan emosinya. Ia mengenang perjalanan panjang kariernya sejak pertama dilantik sebagai Polisi Wanita Republik Indonesia pada 20 Oktober 1988.
“Tidak terasa 38 tahun sudah saya mengabdi. Banyak suka dan duka yang dilalui, namun semuanya menjadi pengalaman berharga. Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan sinergi selama ini,” ujar Neni dengan suara bergetar.
Perwira yang dikenal humanis namun tegas ini mengungkapkan, sebagian besar masa dinasnya dihabiskan di wilayah Polres Bangkalan, Madura, selama kurang lebih 19 tahun. Pengalaman tersebut justru meninggalkan kesan mendalam.
“Saya sangat nyaman di Bangkalan. Itu seperti keluarga kedua. Orang Madura punya ikatan yang kuat, bahkan terasa lebih erat ketika sudah saling mengenal,” tutur AKP Neni pernah mengemban sebagai Kasihumas Polres Tulungagung.
Ia bahkan mengutip ungkapan bahasa Madura yang menggambarkan kuatnya solidaritas, sebagai simbol kedekatan emosional yang ia rasakan selama bertugas di sana.
Pada 2019, AKP Neni kembali ke Tulungagung, kampung halamannya, setelah lama bertugas di luar daerah. Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Karangrejo sejak 10 Juli 2023, hingga akhirnya menutup masa pengabdiannya setelah 33 bulan bertugas.
“Kalau dihitung memang lama, hampir tiga tahun. Tapi kalau dijalani, terasa sangat cepat,” katanya.
Selama memimpin Polsek Karangrejo, AKP Neni dikenal aktif membangun komunikasi lintas sektor, menjaga kondusivitas wilayah, serta menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat dan insan pers.
Memasuki masa purna tugas, ia menyatakan akan kembali ke kehidupan sebagai warga sipil dan berencana mengembangkan usaha kecil, termasuk berjualan minyak goreng serta terlibat dalam kegiatan UMKM di wilayah Karangrejo meskipun tempat tinggal di wilayah Kecamatan Kedungwaru.
“Mulai 1 Mei saya sudah tidak dinas lagi. Saya pamit kepada Forkopimcam, para kepala desa, dan seluruh elemen masyarakat. Terima kasih atas kebersamaan selama ini,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Karangrejo, Suhartono, S.Sos., M.M., mewakili Forkopimcam memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi AKP Neni dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
“Beliau adalah sosok teladan. Kedekatan dengan masyarakat dan kepedulian sosialnya menjadi warisan penting bagi Karangrejo,” kata Suhartono.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama, menjadi penanda berakhirnya masa tugas sekaligus pengikat kenangan kebersamaan yang telah terjalin.
Purna tugas bagi AKP Neni Endah bukanlah akhir, melainkan babak baru pengabdian dalam bentuk berbeda. Jejak dedikasinya menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati tak berhenti saat seragam ditanggalkan.














