MATTANEWS.CO, KARO – Bupati Karo, Antonius Ginting, menegaskan pentingnya peran Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai motor kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Karo.
Penegasan tersebut disampaikan usai pelantikan dan pengukuhan pengurus Forum TJSL Badan Usaha (TJSLBU/CSR) Kabupaten Karo masa bakti 2026–2031 yang digelar di Hotel Sibayak Internasional, Sabtu (24/4/2026) lalu.
Menurut Bupati, keberadaan Forum TJSL tidak boleh hanya bersifat seremonial, melainkan harus mampu menghadirkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam pembangunan desa terpencil.
“Forum TJSL ini menjadi harapan bersama untuk mendorong kemajuan daerah. Sinergi pemerintah dan pelaku usaha harus mampu memastikan pembangunan dirasakan hingga ke desa terpencil,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa optimalisasi program TJSL sangat penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Lebih lanjut, Bupati Karo mengangkat filosofi “Sada Perarih, Sada Tujuan” sebagai landasan utama dalam membangun sinergi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
“Membangun Kabupaten Karo tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi adalah kunci untuk mewujudkan Karo yang berbudaya, modern, sejahtera, dan unggul menuju Indonesia Emas,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Forum TJSLBU/CSR harus menjadi jembatan strategis dalam mengintegrasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan agar lebih terarah, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Melalui penguatan peran forum ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat dan merata, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.














