BERITA TERKINI

Warga Ciptodadi I Musi Rawas Diserang Beruang Saat Menyadap Karet

×

Warga Ciptodadi I Musi Rawas Diserang Beruang Saat Menyadap Karet

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MUSI RAWAS – Seorang warga Dusun Kertayasa, Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan, nyaris kehilangan nyawa setelah diserang seekor beruang liar saat beraktivitas di kebun karetnya, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban diketahui bernama Junaidi. Saat kejadian, ia tengah menyadap karet seperti aktivitas rutinnya sehari-hari. Namun tanpa diduga, seekor beruang liar tiba-tiba muncul dan langsung menyerangnya secara membabi buta di area kebun yang cukup jauh dari permukiman warga.

Serangan tersebut membuat korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh. Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong dari arah kebun langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi terkapar bersimbah darah akibat luka cakaran dan gigitan hewan buas tersebut.

Warga kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Ciptodadi untuk mendapatkan pertolongan pertama. Karena luka yang dialami cukup parah, korban akhirnya dirujuk ke RSUD dr Sobirin Musi Rawas guna menjalani penanganan medis lebih lanjut.

Kepala Desa Ciptodadi I, Edi Wahyudi, membenarkan adanya peristiwa penyerangan beruang terhadap salah satu warganya tersebut. Menurutnya, korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala, kaki, tangan, dan bahu sebelah kiri.

“Korban diserang saat sedang menyadap karet di kebunnya. Lukanya cukup parah, terutama di bagian kepala dan tangan,” kata Edi Wahyudi kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, peristiwa tersebut membuat warga setempat semakin resah dan khawatir saat beraktivitas di kebun. Pasalnya, kemunculan beruang liar di kawasan perkebunan Desa Ciptodadi bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah beberapa kali dilaporkan warga.

Menurut Edi, sebagian besar masyarakat Desa Ciptodadi menggantungkan hidup dari sektor perkebunan, baik kebun sawit maupun karet. Aktivitas masyarakat di kebun berlangsung setiap hari sejak pagi hingga sore, sehingga keberadaan satwa liar tersebut sangat membahayakan keselamatan warga.

“Kami berharap pihak BKSDA segera turun tangan untuk menangkap atau mengamankan beruang tersebut sebelum kembali memakan korban,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, jenis beruang yang menyerang korban belum dapat dipastikan. Namun dugaan sementara, hewan liar tersebut keluar dari habitat aslinya dan masuk ke area perkebunan warga untuk mencari makan.

Lokasi kejadian yang tidak terlalu jauh dari permukiman penduduk juga memicu kekhawatiran masyarakat akan potensi serangan susulan. Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat dan terukur guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para petani dan pekerja kebun di wilayah Kecamatan Sukakarya, agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area perkebunan maupun hutan yang rawan menjadi jalur lintasan satwa liar.