PEMERINTAHAN

Pemprov Sulbar Dukung Pembangunan Kantor Sat PJR untuk Ketertiban Lalu Lintas

×

Pemprov Sulbar Dukung Pembangunan Kantor Sat PJR untuk Ketertiban Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SULBAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana mewakili Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Kantor Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar, Selasa (19/5/2026).

Bangunan tersebut dibangun dekat jalan trans Sulawesi, tepatnya di Lingkungan Lengke, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

Junda Maulana berharap pembangunan kantor Sat PJR tersebut tidak hanya menjadi pembangunan fisik semata, tetapi juga mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketertiban lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

“Harapan kita bahwa bangunan ini bukan hanya sekadar pembangunan, tapi juga memberikan manfaat. Tugas dan fungsi PJR ini sangat banyak,” ujar Junda Maulana.

Ia menyampaikan, ada tiga hal penting yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulbar terkait keberadaan Sat PJR Ditlantas Polda Sulbar. Pertama, berkaitan dengan ketertiban lalu lintas. Menurutnya, perkembangan daerah di Sulbar saat ini mulai memunculkan sejumlah titik dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang meningkat.

“Kita sudah memiliki beberapa titik yang mulai padat seiring perkembangan daerah,” katanya.

Kedua, terkait penegakan hukum dan edukasi berlalu lintas, khususnya bagi pelajar. Junda Maulana menyoroti masih banyaknya anak sekolah yang berkendara meski belum memiliki kompetensi dan pemahaman memadai tentang aturan lalu lintas.

“Banyak anak sekolah yang jauh dari sekolahnya, sementara mereka terbatas dengan moda transportasi sehingga memilih berkendara sendiri,” ungkap Junda Maulana.

Junda Maulana menilai, kondisi tersebut membutuhkan langkah sosialisasi dan pembinaan secara berkelanjutan.

“Banyak kejadian di sini, baik korban maupun pelaku kecelakaan, merupakan orang-orang yang belum kompeten dalam berkendara. Mereka mampu mengendarai kendaraan, tetapi tidak memiliki pengetahuan tentang lalu lintas,” jelasnya.

Ketiga, Junda Maulana menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat yang melintas di jalan poros Sulbar. Ia mengatakan, jalan poros tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat.

“Bagaimana bobot angkutan berat yang melewati batas jalan ini bisa diantisipasi, meski jembatan timbang belum tersedia,” pungkas Junda Maulana.

Menurutnya, kerusakan jalan akibat kendaraan bermuatan berlebih dapat menghambat perekonomian daerah karena jalur tersebut menjadi akses vital masyarakat. Selain itu, Junda Maulana juga menyebut pembangunan kantor Sat PJR Ditlantas Polda Sulbar akan menjadi ikon baru di kawasan tersebut. Bahkan, lokasi itu direncanakan menjadi rest area sebagaimana disampaikan Kapolda Sulbar.

“Kami support dan sudah memberikan lahannya sejak 2024. Aset bangunan lama yang berdiri di atasnya juga sudah kami hapus karena merupakan bangunan tahun 2008 yang sudah tidak berfungsi dan tidak layak,” tuturnya.

Ia pun mengapresiasi dimulainya pembangunan kantor Sat PJR Ditlantas Polda Sulbar melalui peletakan batu pertama tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama,” tutup Junda Maulana.