MATTANEWS.CO, JAMBI – Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) dan Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Jambi resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation of Agreement di Kantor Sekretariat IKPI Pengda Sumbagsel, Jambi, Jumat (22/5/2026).
Kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antarprofesi di tengah dinamika perpajakan dan akuntansi yang terus berkembang. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Vaudy Starworld dan Yuliusman.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pengurus Daerah IKPI Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Pengurus Cabang IKPI Jambi. Hadir pula Nurlena serta Edy Kurniawan yang ikut mendorong penguatan sinergi antarorganisasi profesi di wilayah Jambi.
Dalam kesempatan tersebut, Vaudy Starworld menegaskan bahwa profesi konsultan pajak dan akuntan tidak dapat berjalan sendiri di tengah perubahan regulasi dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.
“Profesi harus bergerak bersama. Konsultan pajak dan akuntan memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendukung kepatuhan, tata kelola, dan kesehatan dunia usaha,” ujarnya.
Ia mengatakan kerja sama tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perpajakan dan akuntansi, khususnya di daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, IKPI dan IAI Wilayah Jambi akan menjalankan berbagai program bersama seperti seminar, pelatihan, pendidikan profesi, hingga kegiatan peningkatan kompetensi anggota.
Kedua organisasi juga sepakat bersinergi dalam perencanaan program, penunjukan narasumber dan moderator, publikasi kegiatan, pengelolaan peserta, hingga pelaksanaan teknis berbagai agenda profesi.
Selain itu, kerja sama tersebut juga mencakup penerbitan sertifikat dan/atau Satuan Kredit Profesi (SKP) bagi peserta kegiatan, serta evaluasi dan pelaporan bersama terhadap program yang dijalankan.
Vaudy menilai penguatan kolaborasi di daerah menjadi penting karena kebutuhan terhadap tenaga profesional yang kompeten terus meningkat. Menurutnya, organisasi profesi juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem administrasi yang semakin digital.
“Ke depan tantangannya semakin kompleks. Karena itu, organisasi profesi harus hadir memberikan solusi, meningkatkan kualitas anggota, dan ikut menjaga iklim usaha yang sehat,” katanya.
Sementara itu, Ketua IAI Wilayah Jambi, Yuliusman, menyambut baik kerja sama yang diinisiasi IKPI Cabang Jambi tersebut. Ia berharap sinergi antara IAI dan IKPI dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan profesi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi.(*)















