BERITA TERKINIHEADLINEPENDIDIKAN

IKA FH UMP Beri Beasiswa S2 Penuh bagi Lulusan Terbaik, Arifudin: Jangan Sampai Prestasi Terhenti karena Biaya

×

IKA FH UMP Beri Beasiswa S2 Penuh bagi Lulusan Terbaik, Arifudin: Jangan Sampai Prestasi Terhenti karena Biaya

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Komitmen alumni dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum kembali ditunjukkan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (FH UMP).

Pada Yudisium Fakultas Hukum UMP Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Gedung Auditorium Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan, Kamis (11/6/2026), IKA FH UMP menyerahkan beasiswa penuh Program Magister Hukum (S2) kepada dua lulusan terbaik Fakultas Hukum UMP.

Ketua Umum IKA FH UMP, H. Muhammad Arifudin, S.H., M.H., mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian alumni terhadap keberlanjutan pendidikan generasi penerus Fakultas Hukum UMP.

“Beasiswa ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi kepada lulusan yang telah menunjukkan prestasi akademik terbaik selama menempuh pendidikan sarjana,” ujar Arifudin saat menyerahkan beasiswa kepada para penerima.

Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi dalam menciptakan generasi hukum yang unggul dan berdaya saing.

“Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan Fakultas Hukum UMP yang berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 tanpa harus terbebani masalah finansial,” katanya.

Arifudin menjelaskan, beasiswa yang diberikan mencakup pembiayaan penuh untuk melanjutkan studi pada Program Magister Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang.

“Tujuan utama program ini adalah memastikan bahwa prestasi akademik tidak terhenti hanya karena kendala biaya. Kami ingin para lulusan terbaik terus berkembang dan meningkatkan kapasitas keilmuannya,” tegasnya.

Ia berharap program tersebut mampu melahirkan lebih banyak akademisi, praktisi, maupun profesional hukum yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Dengan pendidikan yang lebih tinggi, kami berharap para penerima beasiswa mampu meningkatkan kompetensi akademik dan profesional sehingga siap bersaing di dunia kerja maupun berkontribusi dalam pengembangan ilmu hukum,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Arifudin juga mengajak seluruh alumni dan masyarakat luas untuk turut berpartisipasi mendukung keberlanjutan program beasiswa melalui donasi yang dilakukan secara rutin.

“Kami mengajak para alumni maupun masyarakat luas untuk menjadi donatur tetap. Dukungan yang diberikan secara berkelanjutan akan membuat program ini semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Menurut Arifudin, beasiswa tidak hanya membantu biaya pendidikan, tetapi juga membuka akses yang lebih besar bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi.

“Semoga kepedulian para alumni ini semakin memperkuat semangat para penerima beasiswa untuk melanjutkan studi dan mengembangkan kapasitas dirinya,” katanya.

Selain menyerahkan beasiswa, Arifudin juga mengumumkan bahwa proses pembentukan badan hukum IKA FH UMP telah rampung sehingga organisasi alumni tersebut kini memiliki legalitas resmi.

“Dengan status badan hukum yang telah dimiliki, IKA FH UMP memiliki kedudukan yang semakin kuat sebagai organisasi alumni yang sah dan profesional. Kami berharap langkah ini semakin memperkuat kontribusi alumni bagi kemajuan Fakultas Hukum UMP dan masyarakat luas,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UMP, H. Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa yudisium merupakan puncak dari proses akademik yang telah ditempuh mahasiswa selama menimba ilmu di Fakultas Hukum UMP.

“Alhamdulillah semuanya mendapatkan hasil yang terbaik. Ke depan akan terus kita lakukan evaluasi sehingga para alumni dapat terus berjuang dan memberikan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, Fakultas Hukum UMP terus memperkuat kualitas pendidikan melalui berbagai program praktik lapangan yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.

“Mahasiswa kami telah banyak mengikuti praktik di berbagai institusi hukum seperti pengadilan, kejaksaan, hingga kantor-kantor hukum yang tersebar di berbagai daerah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Fakultas Hukum UMP juga terus memperluas jejaring internasional, salah satunya melalui program magang mahasiswa di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor, Malaysia.

“Mahasiswa kita berkesempatan mengikuti program magang di KJRI Johor, Malaysia. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan mahasiswa,” jelas Abdul Hamid.

Ia berharap seluruh lulusan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Semoga ilmu yang didapat selama kuliah benar-benar bermanfaat dan dapat diterapkan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Yudisium Fakultas Hukum UMP Tahun Akademik 2025/2026 diikuti sebanyak 217 lulusan dan turut dihadiri Ketua PWM Sumatera Selatan Ridwan Hayatudin, S.H., M.H., jajaran pimpinan fakultas, dosen, pengurus IKA FH UMP, orang tua mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.

Momentum tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara kampus dan alumni dalam menciptakan generasi sarjana hukum yang unggul, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.