BeritaBERITA TERKINIHEADLINENUSANTARA

Mayor (Purn.) Suharto Pimpin DPC FKKPBM Surabaya Raya Periode 2026–2030, Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

×

Mayor (Purn.) Suharto Pimpin DPC FKKPBM Surabaya Raya Periode 2026–2030, Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SURABAYA– Tongkat estafet kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah (FKKPBM) Surabaya Raya resmi beralih kepada Mayor (Purn.) Suharto, S.H. untuk masa bakti 2026–2030.

Pengukuhan berlangsung khidmat dan lancar di JOS GANDHOS Cafe & Resto, Surabaya, Minggu (12/7/2026), dihadiri jajaran pengurus pusat dan daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga besar FKKPBM.

Acara pengukuhan dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FKKPBM Jawa Timur Letkol (Purn.) H. Rusmin, bersama pengurus dan anggota FKKPBM dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Ketua DPC FKKPBM Surabaya Raya yang baru dikukuhkan, Mayor (Purn.) Suharto, S.H., menegaskan bahwa organisasi akan terus memperjuangkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Surabaya, salah satunya penyelesaian persoalan Surat Ijo yang hingga kini belum menemukan solusi.

“Permasalahan Surat Ijo di Surabaya sudah berlangsung bertahun-tahun dan belum ada penyelesaiannya. Kami berharap melalui komunikasi yang intensif dengan Pemerintah Kota Surabaya dapat ditemukan jalan keluar yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Suharto.

Ia mengatakan FKKPBM akan terus hadir mendampingi masyarakat serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak agar persoalan-persoalan yang menyangkut kepentingan warga dapat diselesaikan secara baik.

“Kami akan terus mendampingi perjuangan masyarakat, khususnya warga yang terdampak persoalan Surat Ijo. Mudah-mudahan ke depan ada solusi yang memberikan kepastian dan keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD FKKPBM Jawa Timur Letkol (Purn.) H. Rusmin mengajak seluruh jajaran organisasi untuk tetap melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara meskipun telah memasuki masa purnatugas.

“Alhamdulillah kita semua masih diberikan kesehatan untuk terus melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara. Semoga setiap pengabdian yang kita lakukan menjadi amal ibadah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Rusmin.

Rusmin menegaskan bahwa FKKPBM merupakan organisasi yang berlandaskan “Empat Pilar” yaitu nilai-nilai kebangsaan dengan menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati.

“Organisasi ini hadir untuk mempertahankan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Itu menjadi landasan kami dalam setiap kegiatan organisasi,” tegasnya.

Selain memperkuat persatuan keluarga besar purnawirawan Baret Merah, FKKPBM juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Rusmin menyebut organisasinya kerap menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana alam di berbagai daerah.

“Saat terjadi erupsi di Lumajang maupun banjir di Malang, kami turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Banyak donatur mempercayakan bantuan kepada FKKPBM karena kami bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa FKKPBM bukan organisasi politik praktis. Menurutnya, organisasi tetap bersikap netral dan fokus pada kegiatan sosial, pembinaan wawasan kebangsaan, pembinaan rohani, serta mendukung tugas TNI dan Polri dalam menjaga persatuan bangsa.

“FKKPBM tidak dibentuk untuk kepentingan politik. Kami fokus pada pengabdian sosial, membantu masyarakat, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta bersinergi dengan berbagai elemen, termasuk NU, Muhammadiyah, dan organisasi kemasyarakatan lainnya,” ungkap Rusmin.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan DPC FKKPBM Surabaya Raya periode 2026–2030, diharapkan organisasi semakin solid dalam mempererat silaturahmi keluarga besar purnawirawan Baret Merah sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial, kemanusiaan, pembinaan kebangsaan, serta advokasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga Surabaya.