MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kontingen catur Kabupaten Tulungagung mencatatkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur ke-57 Tahun 2026. Di tengah persaingan sengit yang diikuti 720 pecatur dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur, Tulungagung sukses mengakhiri turnamen sebagai Juara Umum II, dengan raihan medali yang setara dengan Kabupaten Sidoarjo.
Kejurprov Catur Jatim ke-57 berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Juli 2026, di Gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kabupaten Pacitan. Ajang tahunan tersebut menjadi barometer kekuatan pecatur Jawa Timur sekaligus wadah pembinaan atlet menuju level yang lebih tinggi.
Keberhasilan Tulungagung menembus posisi dua besar menjadi bukti nyata konsistensi pembinaan atlet yang dilakukan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tulungagung.
Ketua Percasi Kabupaten Tulungagung, Rijal A’bdulloh, S.IP., M.AP., mengaku bersyukur atas capaian yang diraih para atlet, pelatih, dan seluruh tim kontingen.

“Syukur Alhamdulillah, kita berhasil meraih Juara Umum II pada Kejurprov Catur Jawa Timur ke-57 di Pacitan. Ini merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah berjuang maksimal,” ujar Rijal, Minggu (12/7/2026).
Menurut Rijal, empat medali berhasil dipersembahkan atlet-atlet muda Tulungagung, yakni:
* Vania Fradella Mayra Shafa – Medali Emas Yunior Putri B.
* Hafshah Hadnin Nala – Medali Emas Yunior Putri G.
* Virly Chalysta Aprilia – Medali Perak Yunior Putri C.
* Ainaya Fathiyaturrahma – Medali Perak Yunior Putri E.
Ia menilai prestasi tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
“Kejurprov ini menjadi ajang evaluasi sekaligus pemanasan menuju Porprov Jatim 2027. Kami optimistis prestasi ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet,” katanya.
Rijal juga memberikan apresiasi kepada jajaran pelatih dan ofisial yang telah bekerja tanpa lelah dalam mempersiapkan para atlet hingga mampu bersaing di level provinsi.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi pelatih yang mampu membangun mental bertanding dan meningkatkan kemampuan teknis para atlet. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh tim,” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Rijal menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh atlet agar tetap rendah hati dan tidak berhenti berlatih.
“Kerja keras adalah fondasi utama kesuksesan. Tidak ada jalan pintas. Setiap keringat, kedisiplinan, dan ketekunan yang ditanam setiap hari akan membangun reputasi, memperkuat mental, dan membawa kita lebih dekat pada tujuan. Percayalah, usaha nyata tidak akan pernah mengkhianati hasil,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kontingen Kejurprov Catur Jatim ke-57 Kabupaten Tulungagung, Calvin Kresna Afandy, S.Pd., mengaku bangga sekaligus puas atas perjuangan seluruh atlet yang tampil penuh semangat hingga berhasil membawa pulang dua medali emas dan dua medali perak.
Menurut pelatih yang telah mengantongi gelar Pelatih Nasional Madya PB Percasi tersebut, hasil ini merupakan buah dari latihan yang disiplin dan kerja keras yang dilakukan secara konsisten selama proses persiapan.
“Terima kasih kepada seluruh atlet catur Tulungagung. Selama ini mereka berlatih dengan penuh disiplin dan kerja keras, akhirnya membuahkan hasil. Meski meraih Juara Umum II, saya yakin jika konsistensi ini terus dijaga, ke depan Tulungagung mampu meraih Juara Umum I,” ujar Calvin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Percasi Tulungagung, Rijal A’bdulloh, yang telah memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk memimpin kontingen pada Kejurprov tahun ini.
“Terima kasih kepada Mas Rijal Abdulloh yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai ketua kontingen. Amanah itu mampu kami jawab dengan hasil membanggakan. Selama ini beliau selalu memberikan arahan, motivasi, dan semangat agar kami tetap tekun serta gigih dalam membina para atlet,” katanya.
Prestasi sebagai Juara Umum II Kejurprov Catur Jawa Timur 2026 menjadi tonggak penting bagi Percasi Tulungagung dalam membangun regenerasi atlet berprestasi. Dengan dukungan organisasi, pelatih, dan pembinaan yang berkelanjutan, Tulungagung optimistis mampu menembus posisi terbaik pada Porprov Jawa Timur 2027 sekaligus melahirkan pecatur-pecatur muda yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.














