MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengajak mahasiswa baru UIN Raden Fatah Palembang menjadikan dunia perkuliahan sebagai ruang untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Ratu Dewa saat menghadiri Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) SWARNA di Gedung Academic Center UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (20/8).
Mengusung tema “Membentuk Generasi Intelektual Transformatif Berlandaskan Nilai Keislaman Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Ratu Dewa untuk berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada mahasiswa yang baru memulai perjalanan akademiknya.
Sebagai alumni UIN Raden Fatah Palembang, Ratu Dewa mengaku memiliki kebanggaan tersendiri bisa kembali ke kampus yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa kembali hadir di kampus almamater saya. Hari ini saya bisa bertemu dengan adik-adik mahasiswa baru yang tentunya memiliki cita-cita dan harapan besar,” ujar Ratu Dewa.
Menurutnya, masa perkuliahan tidak semata-mata tentang mengejar nilai akademik. Lebih dari itu, mahasiswa harus memanfaatkan lingkungan kampus untuk membangun kemampuan, karakter, jejaring, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
“Jadikan masa kuliah ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan potensi. Jangan hanya mengejar nilai, tetapi juga bangun wawasan, pengalaman, kemampuan berorganisasi dan kemampuan berkomunikasi,” katanya.
Ratu Dewa juga mengingatkan mahasiswa baru agar tidak takut memiliki cita-cita besar. Menurutnya, setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang selama mau bekerja keras dan konsisten dalam menjalani proses.
“Jangan mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Semua membutuhkan proses. Tidak ada keberhasilan yang datang secara instan,” tegasnya.
Ia menilai generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, mahasiswa UIN Raden Fatah diharapkan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi nilai keislaman yang kuat.
“Adik-adik adalah bagian dari generasi yang akan menentukan Indonesia ke depan. Karena itu, ilmu yang diperoleh di kampus harus dibarengi dengan akhlak dan nilai-nilai keislaman,” tuturnya.
Ratu Dewa juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam perjalanan pendidikan seorang anak. Ia meminta mahasiswa tidak melupakan doa dan restu orang tua ketika sedang berjuang meraih cita-cita.
“Kerja keras itu penting, tetapi jangan lupa berdoa. Jangan pernah lupakan orang tua, karena keberhasilan kita juga tidak terlepas dari doa dan restu mereka,” ungkapnya.
Secara khusus, Ratu Dewa berpesan kepada mahasiswa agar senantiasa meminta doa dari ibu. Menurutnya, doa seorang ibu merupakan salah satu kekuatan penting yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Kalau mau berangkat kuliah, kalau mau menghadapi ujian, kalau sedang mengejar cita-cita, jangan lupa minta doa ibu. Restu ibu itu sangat penting,” pesannya.
Ia berharap mahasiswa baru UIN Raden Fatah mampu menjalani proses pendidikan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Belajarlah dengan baik, jaga nama baik almamater, pegang teguh nilai-nilai keislaman dan jadilah generasi yang memberikan manfaat,” pungkasnya.
Melalui PBAK tersebut, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan akademik, tetapi juga memiliki semangat untuk tumbuh sebagai generasi intelektual transformatif yang mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah dan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.














