MATTANEWS.CO,KAPUAS HULU – Menjaga kelestarian Taman Nasional Danau Sentarum dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi prioritas utama aparat gabungan di Kabupaten Kapuas Hulu.
Minggu (23/8/2026), selama 9 jam penuh, mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, jajaran Polsek Batang Lupar bersama unsur TNI, Kecamatan Batang Lupar, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum, Kecamatan Batang Lupar.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Kementerian Kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem BBTNBK dan DS Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Batang Lupar Nomor: S.06/T.4/BPTN.III/KSA/B/08/2026 tanggal 16 Agustus 2026.
Patroli gabungan tersebut melibatkan personel Polsek Batang Lupar, Koramil Batang Lupar, Staf Kecamatan Batang Lupar, Tim Manggala Agni beserta tim pemadam, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
Kasi Humas Polres Kapuas Hulu IPTU Jamali menjelaskan, sasaran utama patroli adalah masyarakat dan nelayan yang sedang mencari ikan, serta wisatawan yang berkunjung ke kawasan Taman Nasional Danau Sentarum.
“Danau Sentarum ini kawasan gambut dan konservasi. Sekali terbakar dampaknya luar biasa. Karena itu kami fokus menyasar langsung masyarakat yang beraktivitas di dalam kawasan, agar mereka paham bahaya Karhutla,” ujar IPTU Jamali saat dikonfirmasi Mattanews.co Minggu (23/8/2026).
Dalam patroli tersebut, kata Kasi Humas tim gabungan melakukan beberapa langkah pencegahan secara langsung di lapangan.
“Sosialisasi dan imbauan hukum petugas memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, “kata IPTU Jamali.
Selain bahaya ekologis, petugas juga menjelaskan adanya sanksi pidana bagi pelaku pembakaran, khususnya di kawasan konservasi Taman Nasional Danau Sentarum.
“Masyarakat diimbau untuk berperan aktif melaporkan jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran ke aparat terdekat, “tuturnya.
Kemudian, lanjut kata Jamali tim juga melakukan pemasangan banner imbauan larangan pembakaran hutan di titik-titik strategis kawasan Taman Nasional Danau Sentarum sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Kami juga siaga. Apabila dalam patroli ditemukan titik api, tim gabungan langsung melakukan tindakan pemadaman agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tambah IPTU Jamali.
Jamali beberkan, kegiatan patroli terpadu berakhir pada pukul 17.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum terpantau aman dan kondusif.
“Tidak ditemukan titik api maupun aktivitas pembakaran selama patroli berlangsung, “terang IPTU Jamali.
Ia menegaskan bahwa Polres Kapuas Hulu bersama seluruh unsur terkait akan terus berkomitmen meningkatkan upaya pencegahan Karhutla.
“Ini bukan kegiatan sekali saja. Patroli seperti ini akan terus kita lakukan secara rutin. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan Taman Nasional Danau Sentarum dari ancaman kebakaran. Mari kita jaga hutan untuk anak cucu kita,” pungkasnya. (*)














