PEMERINTAHAN

Diskominfo Sulbar Genjot Kompetensi Digital 11.869 ASN Hadapi Era AI

×

Diskominfo Sulbar Genjot Kompetensi Digital 11.869 ASN Hadapi Era AI

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SULBAR – Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian serius Pemprov Sulawesi Barat. Di tengah isu efisiensi jumlah pegawai akibat otomasi digital, Pemprov melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) mengambil langkah proaktif dengan meningkatkan kompetensi digital ASN.

Kepala DiskominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengatakan pengukuran kompetensi digital yang dilakukan tahun sebelumnya merupakan langkah awal penataan ASN di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka.

“11.869 ASN dan Non ASN mengikuti pengukuran kompetensi ini. Nilai rata-rata yang diperoleh 2,76 poin dengan predikat baik,” kata Ridwan, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, tujuan pengukuran ini adalah sebagai pondasi merancang kebijakan yang tepat untuk meningkatkan keterampilan digital pegawai, mempercepat digitalisasi layanan publik, dan meningkatkan kualitas administrasi pemerintahan.

Menanggapi kekhawatiran AI akan menggantikan peran ASN, Ridwan menegaskan AI sebaiknya dipandang sebagai alat bantu produktivitas.

“Keberadaan AI dinilai tidak akan sepenuhnya menggantikan peran ASN. Namun, AI tetap sulit menggantikan peran ASN yang membutuhkan pertimbangan hukum, termasuk dalam pengambilan keputusan publik,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, DiskominfoSS bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI membuka pelatihan digital. Sasarannya mulai dari pejabat, pegawai, hingga ASN Pemprov.

“Dan ini terus kita dorong,” ujar Ridwan.

Ridwan mendorong peningkatan kemampuan ASN Sulbar khususnya pada aspek keamanan digital dan pemanfaatan AI, berdasarkan hasil pengukuran kompetensi.

Penguatan literasi digital juga tidak hanya menyasar ASN. Pemprov melalui program Sekolah Internet Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menyasar UMKM, media, konten kreator, hingga masyarakat umum.