BERITA TERKININUSANTARA

Milad ke-2 RTQ Assaffah Fakfak: Said Al Zubaidy Sampaikan Pesan Tiga Kunci Mengukir Prestasi

×

Milad ke-2 RTQ Assaffah Fakfak: Said Al Zubaidy Sampaikan Pesan Tiga Kunci Mengukir Prestasi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Rumah Tilawah Qur’an (RTQ) Assaffah Fakfak merayakan Milad yang ke-2 dengan mengusung tema: “Mengukir Prestasi, Mewarisi Nilai-Nilai Al-Qur’an, Membangun Generasi Emas di Jazirah Onim Fakfak”, Sabtu (13/9/2026).

Ketua Yayasan Assaffah, H. Said Al Zubaidy, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran yayasan ini bukan sekadar sebagai tempat belajar membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, lembaga ini hadir untuk membentuk peradaban yang selaras dengan zamannya.

“Kita berada di sini untuk sesuatu yang besar membentuk peradaban sesuai dengan eranya,” ujar Said Al Zubaidy di hadapan para ustaz, ustazah, pengurus, orang tua santri, dan undangan yang hadir.

Dalam momen milad kedua ini, Said Al Zubaidy menekankan tiga pesan kunci sebagai arah perjalanan lembaga ke depan:

1. Mengukir Prestasi

“Kami ingin santri RTQ Assaffah tidak hanya unggul dalam hafalan dan kemampuan melantunkan ayat-ayat Allah dengan indah, tetapi juga berprestasi dalam akhlak, akademik, dan kehidupan sosial. Prestasi tanpa karakter akan rapuh. Nilai-nilai kejujuran, kasih sayang, dan kerja keras yang diajarkan Al-Qur’an harus menjadi identitas anak-anak kita sebagai penerus bangsa,” katanya.

2. Mewarisi Nilai Al-Qur’an

“Prestasi harus berlandaskan nilai. Dalam kurun dua tahun perjalanan, kami berkomitmen agar Al-Qur’an bukan hanya dihafal, tetapi dihayati dan diamalkan dalam keseharian. Inilah warisan sesungguhnya yang ingin kami turunkan,” tuturnya.

3. Membangun Generasi Emas di Jazirah Onim

“Tanah leluhur, Tanah Fakfak, Jazirah Onim yang kita cintai ini membutuhkan pemimpin masa depan yang berjiwa Qur’ani. Merekalah yang akan menjaga kedamaian dan membawa kemajuan bagi daerah ini,” ucapnya.

Said Al Zubaidy, juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para ustaz dan ustazah, pengurus yang berkomitmen penuh dan berintegritas tanpa lelah dalam membimbing, serta para orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya kepada yayasan.

Perjalanan dua tahun ini menjadi awal dari langkah yang lebih besar. Yayasan Assaffah telah memiliki tanah sendiri dan sedang dalam proses pembangunan Gedung Pusat Pendidikan, Penelitian, dan Kajian Sains Qur’an (PASIQ), yang berlokasi di Jalan Mambruk Dalam RT 05, Kampung Tanama, Kabupaten Fakfak.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga ini, yang ditandai dengan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) yang matang,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, penguatan kurikulum dan sumber daya manusia juga menjadi prioritas. Hari yang sama, seminar kurikulum RTQ digelar sebagai acuan dan standar pembelajaran yang terukur dan terarah. Dalam beberapa bulan ke depan, RTQ Assaffah Fakfak menargetkan memiliki staf pengajar dan pengurus berkualifikasi lulusan Doktor dan Magister.

“Kami sangat membutuhkan bantuan dan dukungan dari pemerintah daerah serta seluruh pihak. Mari kita bergandengan tangan, mendukung anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi emas yang membanggakan Jazirah Onim dan umat Islam secara keseluruhan,” ajak Said Al Zubaidy.

Pada akhir sambutannya, Said Al Zubaidy dengan hormat mengundang Bupati Fakfak atau yang mewakili untuk menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Seminar Kurikulum RTQ Assaffah Fakfak.

Penulis: Mokhsen