MATTANEWS.CO, FAKFAK — Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., menyaksikan secara langsung pelaksanaan Geladi Penanggulangan Bencana (Gubencal) di kawasan Bandara Torea, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan satuan serta unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Fakfak. Seluruh peserta menguji kesiapan personel, prosedur, koordinasi, komunikasi, serta langkah penanganan keadaan darurat secara terpadu.
Kehadiran Danrem sekaligus menunjukkan perhatian pimpinan terhadap kesiapan satuan dalam merespons berbagai kemungkinan bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Dalam pengamatannya, Danrem menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada TNI, melainkan memerlukan sinergi kuat bersama pemerintah daerah, Polri, Basarnas, BPBD, Pemadam Kebakaran, tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Gubencal ini menjadi sarana mengukur sejauh mana kesiapan kita menghadapi situasi darurat. Yang paling penting, setiap unsur memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga saat bencana terjadi, seluruh komponen dapat bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Danrem.
Lebih lanjut, ia menyampaikan latihan semacam ini perlu dilaksanakan secara berkesinambungan guna meningkatkan profesionalisme. Aspek keselamatan masyarakat, tegasnya, harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanggulangan bencana.
“Koordinasi harus terus diperkuat. Jangan sampai saat bencana terjadi, kita baru mencari siapa berbuat apa. Semua harus sudah memahami tugas, fungsi, dan mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Geladi di Bandara Torea juga menjadi sarana evaluasi kendala di lapangan, yang hasilnya akan dijadikan bahan perbaikan untuk kesiapan ke depan. Dengan kegiatan ini, diharapkan kesiapan personel dan satuan semakin optimal serta terbangun koordinasi antarkelembagaan yang solid, sehingga respons terhadap bencana dapat berjalan cepat dan terukur demi keselamatan masyarakat.














