PEMERINTAHAN

Pemko Solok Salurkan Bantuan dan Kerahkan 174 Relawan untuk Bantu Korban Banjir Bandang Kabupaten Solok

×

Pemko Solok Salurkan Bantuan dan Kerahkan 174 Relawan untuk Bantu Korban Banjir Bandang Kabupaten Solok

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SOLOK – Musibah banjir bandang yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, pada Senin malam (21/9/2026), mengetuk rasa kemanusiaan banyak pihak. Dari Kota Solok, kepedulian itu diwujudkan dengan gerak cepat membantu saudara yang sedang menghadapi bencana.

Pada Rabu (23/9/2026), Pemerintah Kota Solok mengerahkan perangkat daerah, personel kebencanaan, serta relawan gabungan menuju Kabupaten Solok. Rombongan dipimpin langsung Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra bersama Wakil Wali Kota H. Suryadi Nurdal, SH.

Sebelum bergerak, seluruh personel mengikuti apel bersama di Halaman Balai Kota Solok. Apel tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh tim dapat bergerak secara terkoordinasi dalam membantu penanganan bencana di lokasi terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, turut mendampingi Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK, sejumlah kepala OPD, Direktur PDAM Pincuran Gadang, personel BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, serta para relawan.

Bantuan kemudian diserahkan langsung kepada Bupati Solok Jon Firman Pandu yang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir. Penyerahan berlangsung di Posko Penanganan Bencana yang berada di halaman Kantor Bupati Solok, kawasan yang turut terdampak banjir bandang.

Bantuan yang dibawa Pemerintah Kota Solok tidak hanya berupa dana, tetapi juga berbagai peralatan dan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat terdampak. Pemko Solok menyalurkan bantuan dana sebesar Rp100 juta sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan bencana.

Tak berhenti pada bantuan material, Pemko Solok juga mengerahkan 174 relawan untuk membantu proses penanganan di lapangan.

Sejumlah sarana pendukung turut diturunkan, di antaranya mobil pemadam kebakaran, truk tangki air minum dari PDAM, serta dua unit truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Solok.

Kehadiran personel dan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses pembersihan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penanganan dampak bencana yang dirasakan masyarakat.

Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kota Solok terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang sedang menghadapi musibah.

“Kita berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak. Semoga seluruh upaya penanganan di lapangan berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi,” ujar Ramadhani.

Menurutnya, dalam kondisi bencana, batas wilayah administratif bukanlah penghalang untuk saling membantu. Masyarakat yang terdampak membutuhkan kehadiran, kepedulian, dan gotong royong dari semua pihak.

Semangat kebersamaan itu pula yang menjadi pesan penting dari aksi kemanusiaan Pemerintah Kota Solok.

Kota Solok dan Kabupaten Solok memiliki hubungan sosial dan historis yang begitu dekat. Karena itu, ketika sebagian masyarakat Kabupaten Solok menghadapi musibah, rasa duka dan kepedulian juga dirasakan oleh masyarakat di Kota Solok.

“Pada dasarnya, Solok itu bersaudara kandung,” menjadi semangat yang mengiringi langkah para relawan dalam membantu penanganan bencana.

Di tengah suasana duka akibat bencana, Pemerintah Kota Solok sendiri sebenarnya tengah berjibaku mematangkan berbagai persiapan sejumlah agenda daerah, provinsi hingga nasional yang akan berlangsung dalam hitungan hari.

Di antaranya Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 serta Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Berbagai persiapan agenda tersebut telah dilakukan jauh-jauh hari melalui perencanaan, koordinasi dan pembagian tugas lintas perangkat daerah. Sebagai daerah yang dipercaya menjadi bagian dari penyelenggaraan berbagai agenda besar tersebut, Pemerintah Kota Solok tetap berkewajiban memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai tahapan.

Namun, bencana di Kabupaten Solok membuat sisi kemanusiaan menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan.

Di tengah kesibukan mempersiapkan berbagai agenda besar, Pemko Solok memilih untuk hadir membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Bagi para relawan yang turun ke lapangan, bantuan bukan sekadar angka, kendaraan, peralatan ataupun jumlah personel. Lebih dari itu, kehadiran mereka membawa pesan bahwa masyarakat yang terdampak tidak sendiri.

Penulis: Ridwan