BERITA TERKINI

Kabut Asap Makin Pekat, 34 Hotspot Terdeteksi di Musi Rawas

×

Kabut Asap Makin Pekat, 34 Hotspot Terdeteksi di Musi Rawas

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MUSI RAWAS – Jumlah titik panas atau hotspot di Kabupaten Musi Rawas (Mura) kembali mengalami peningkatan. Kondisi tersebut turut disertai kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah di daerah itu.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura pada Kamis 1 Oktober 2026, tercatat sebanyak 34 titik panas di wilayah tersebut. Angka itu meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan sehari sebelumnya yang hanya mencatat 16 titik.

Peningkatan hotspot tersebut juga diikuti munculnya kabut asap cukup pekat, salah satunya di Kecamatan Tugumulyo.

Meski sejauh ini belum sampai mengganggu aktivitas masyarakat, kondisi udara mulai dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan warga.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Mura, H. A. Darsan, membenarkan adanya peningkatan jumlah titik panas tersebut. Dimana, berdasarkan data satu hari sebelumnya hotspot di Mura hanya 16 titik, tetapi hari ini naik menjadi 34 titik.

Dikatakannya, peningkatan hotspot terjadi akibat kondisi cuaca yang kembali panas dan tidak disertai hujan selama beberapa hari terakhir.

“Ini karena panas lagi dan tidak ada hujan, jadi titik hotspot-nya naik. Waktu diguyur hujan beberapa hari sebelumnya, titik hotspot di Mura sempat nihil,” terangnya.

Selain berasal dari titik panas di wilayah Mura, kabut asap yang saat ini menyelimuti sejumlah kawasan juga diduga merupakan kiriman dari daerah tetangga. Namun, kendati aktivitas masyarakat masih berlangsung normal, warga tetap diminta menjaga kondisi kesehatan. Pasalnya, kualitas udara di Mura saat ini berada pada kategori tidak sehat.

“Kualitas udara di Mura saat ini masuk kategori tidak sehat. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kita berada di angka 157,” kata Darsan, Kamis (1/10/2026).

Kondisi kabut asap juga dirasakan warga Dharma Sakti, Kecamatan Tuah Negeri, Fauzi mengakui kabut asap pada Jumat (2/10/2026) terasa lebih tebal dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Hari ini kabutnya cukup tebal, lebih pekat dari kemarin-kemarin,”kata Fauzi.

Hanya saja, kendati aktivitas warga hingga kini masih berjalan seperti biasa. Jarak pandang juga belum mengalami gangguan berarti. Namun, keberadaan asap mulai dirasakan pada kondisi kesehatan, terutama pada mata.

“Aktivitas masyarakat masih normal seperti biasa, tetapi mata memang terasa agak pedih,”pungkasnya.

Penulis: Azhari