MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-81 di Kabupaten Kapuas Hulu, Senin, 5 Oktober 2026, tak berakhir ketika barisan prajurit dibubarkan. Di Mako Yonif 644/Walet Sakti, suasana berubah menjadi lebih cair. Prajurit dan masyarakat duduk bersama, menikmati hidangan sekaligus meramaikan kegiatan UMKM.
Kegiatan itu digelar Kodim 1206/Putussibau sebagai bagian dari peringatan HUT TNI ke-81. Momen tersebut menjadi ruang bagi prajurit dan masyarakat untuk berinteraksi tanpa sekat, sekaligus memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkenalkan produk mereka.
Tak ada lagi suasana formal seperti saat upacara. Prajurit dan warga berbaur, bercengkerama, serta menikmati makanan yang disajikan. Kegiatan sederhana itu menjadi gambaran kedekatan TNI dengan masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial di daerah.
Dandim 1206 Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, S.I.Pem., M.I.P., M.Han., mengatakan HUT TNI tidak semestinya hanya menjadi momentum bagi prajurit.
“Momentum HUT TNI ini bukan hanya menjadi kebahagiaan bagi prajurit, tetapi juga harus dapat dirasakan oleh masyarakat. TNI lahir dari rakyat, sehingga kebersamaan dengan rakyat harus terus kita jaga dan pupuk,” ujar Andreas.
Menurut dia, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM di Kabupaten Kapuas Hulu. Produk lokal yang ditampilkan dalam kegiatan HUT TNI diharapkan mendapat ruang promosi dan semakin dikenal masyarakat.
“UMKM merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin memberikan dukungan dan ruang kepada para pelaku UMKM agar produknya semakin dikenal dan berkembang,” katanya.
Tak hanya itu, beragam makanan dan produk lokal turut meramaikan kegiatan. Kehadiran UMKM membuat peringatan HUT TNI tak hanya menjadi seremoni, tetapi juga membuka ruang interaksi antara pelaku usaha, prajurit, dan masyarakat.
“Bagi Kodim 1206 Putussibau, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kedekatan tersebut dibangun bukan hanya melalui kegiatan pertahanan dan keamanan, tetapi juga lewat interaksi sosial yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung, “pungkas Dandim Letkol Arm Andreas Prabowo Putro. (*)














