MATTANEWS.CO, PALI – Jangan coba-coba mencuri minyak di wilayah kerja Pertamina EP Pendopo Field. Patroli ketat 24 jam siap mengintai.
Terbukti, Pertamina EP Pendopo Field, bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 (Pertamina Hulu Rokan Zona 4), berhasil menggagalkan aksi pencurian minyak atau illegal tapping di Dusun 4 Talang Kampai, Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (20/10/2026).
Aksi heroik ini berawal dari hasil patroli rutin yang dilakukan tim Security PEP Pendopo Field di jalur Trunk Line SP Betung – Benuang pada Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 17.00 WIB.
Di tengah kebun yang sepi, tim security memergoki adanya aktivitas mencurigakan. Ternyata benar, ada upaya pencurian minyak dengan modus menyambung pipa secara ilegal. Tanpa ampun, tim langsung meringkus satu orang pelaku di tempat kejadian.
“PEP Pendopo Field tidak memberi toleransi terhadap illegal tapping ataupun tindakan lainnya yang membahayakan keselamatan masyarakat serta mengancam keberlangsungan objek vital nasional,” tegas Senior Manager Pertamina EP Pendopo Field, Hermansyah.
Barang Bukti Fantastis: Mobil, Toren, Hingga Selang 900 Meter
Yang bikin geleng-geleng kepala adalah barang bukti yang disiapkan pelaku. Ini bukan maling ecek-ecek.
Tim Security PEP Pendopo Field mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial AP (43 tahun) beserta barang bukti yang sangat lengkap:
– 1 unit mobil Suzuki Carry
– 24 jeriken berkapasitas masing-masing 35 liter
– 4 unit toren penampung besar
– 1 mesin pompa
– Serta selang sepanjang 900 meter!
Bisa dibayangkan, dengan selang 900 meter, diduga pelaku berniat menyedot minyak dari pipa trunk line secara diam-diam dan dalam jumlah besar. Jika terjadi kebocoran atau ledakan, bukan hanya merugikan negara miliaran rupiah, tapi nyawa warga sekitar dan pelaku sendiri bisa melayang.
Pelaku AP beserta seluruh barang bukti tersebut kemudian langsung diserahkan ke Polres Kabupaten PALI untuk proses hukum lebih lanjut.
“PEP Pendopo Field berterima kasih kepada Polres PALI dan masyarakat PALI atas dukungan menghadirkan operasi hulu migas yang aman, kondusif, dan berkelanjutan. Kami berharap sinergi antara perusahaan dengan berbagai pihak bisa terus terjalin dalam memastikan keamanan objek vital nasional,” ucap Hermansyah.
Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional
PEP Pendopo Field menegaskan akan terus meningkatkan pengamanan objek vital nasional demi memastikan operasi hulu migas berjalan lancar dan agenda ketahanan energi nasional terwujud.
Perusahaan juga akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pihak-pihak terkait untuk memastikan keamanan obvitnas. Tidak ada ruang bagi pelaku illegal tapping di PALI.
Warga pun diimbau untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur pipa Pertamina. Karena satu tetes minyak yang dicuri, negara rugi, masyarakat terancam.
Tentang PHR Zona 4
PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
Wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. PHR Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).














