BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALPENDIDIKAN

UMP Gelar Seminar Nasional Menuju Pemilu 2029 Berintegritas

×

UMP Gelar Seminar Nasional Menuju Pemilu 2029 Berintegritas

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Fakultas Hukum Bagian Hukum Tata Negara Universitas Muhammadiyah Palembang mengelar Seminar Nasional, dengan tema Menata Desain Pemilu Indonesia Menuju Pemilu 2029 Berintegritas, di Aula Prof Jakfar Murod Universitas Muhammadiyah Palembang, Sabtu (31/10/2026) pagi.

Seminar nasional yang dipandu Dr Conie Pania Putri, Dosen Universitas Muhammadiyah Palembang itu, dimulai dari pukul 08.30 hingga pukul 12.00 WIB dengan dihadiri Narasumber Prof Rudy, Dosen Universitas Lampung, Dr King Faisal Sulaiman, Dosen Universitas Muhammadiyah Jogjakarta, Andika Pranata Jaya, Ketua KPU Sumsel, Dra Massuryati, Ketua Bawaslu Sumsel, Dr Darmadi Djufri, Dosen Universitas Muhammadiyah Palembang, Wakil Dekan I Yudistira, Ketua Prodi Dr Helwan Kasra. Acara Seminar Nasional dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof Dr Sri Rahayu.

Dalam seminar nasional itu, turut dihadiri para mahasiswa dan dosen melalui zoom, dengan pembahasan tentang etika dan integritas pemilu yang bermartabat, teori hukum dan konstitusi dalam desain pemilu, tata kelola kelembagaan pemilu, pengawasan dan penegakan hukum pemilu.

Ketua Pelaksana, Dr Slamet Riyanto menjelaskan, hendaknya pemerintah harus segera mengesahkan Undang Undang Pemilu.

“Sekarang harusnya terbentuk undang-undang pemilu, karena banyak perubahan-perubahan dari putusan-putusan mahkamah konstitusi, tetapi nyatanya ini sudah akhir tahun, kita tahun depan harus mulai tim seleksi untuk KPU, Bawaslu harus sudah dimulai,” terangnya.

Dikatakan Slamet, dengan diadakan seminar nasional ini, pihaknya berharap dapat memberikan kontribusi untuk negara Republik Indonesia.

“Harapannya, kita bisa berkontribusi, agar mempercepat proses, sehingga desain pemilu ke depan bisa lebih baik, jangan sampai terulang seperti sebelumnya, yang banyak terjadi kecurangan,” urainya.

Masih dijelaskannya, seminar ini dilaksanakan secara hybrid dengan nara sumber dari Guru Besar Unila, Dr King Faisal, beliau banyak bukunya yang terkait dengan HTN dan kemudian yang secara luring ada dari Ketua Bawaslu, Ketua KPU dan ada tulisan dari fakultas UMP.

“Setiap apa kegiatan akademik dilakukan secara rutin, kedepan kita berharap akan tetap berlangsung, karena bagian HTM juga banyak persoalan-persoalan di bidang HTM yang memang perlu di dibahas lebih mendalam agar bisa menghasilkan yang terbaik,” tandas Slamet.

Sementara, Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa bersama Ketua BEM dan Wakil Ketua BEM Fakultas Hukum UMP Palembang,
Egi Mahendra, M Yudha Dwi Putra dan M Fawwaz Arkan menjelaskan, dengan seminar nasional terkait pemilu hari ini, berharap agar tetap berlangsung di kampus-kampus lain.

“Harapan kami, kegiatan ini juga dilakukan di kampus-kampus lain. Karena menurut kami, hal seperti ini adalah hal yang baik dan perlu disosialisasikan ke banyak orang, sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya. Ditahun 2045 itu adalah masa depan milik kami sendiri, milik kami generasi muda sehingga para generasi-generasi muda harus dididik dengan sebaik-baik mungkin, termasuk juga terkait dengan pemilu tahun 2029,” urainya.

Egi Mahendra menjelaskan ada beberapa yang harus dikoreksi dalam Pemilu sebelumnya.

“Yaitu money politik, juga berkas-berkas yang telah diserahkan dari orang yang mencalonkan diri sebagai eksekutif maupun legislatif. Seperti sebelumnya, kita sekarang dipertontonkan dengan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pemilu,” tandasnya.

Penulis: Selfy
Editor: Selfy