NUSANTARA

Duduki Kesbangpol, Warga SAD Jambi Ingin Bupati Turun Tangan

×

Duduki Kesbangpol, Warga SAD Jambi Ingin Bupati Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Dewan Richardi

Batanghari, Mattanews.co Warga Suku Anak Dalam (SAD) Kabupaten Batanghari Jambi, meduduki Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sejak Minggu (2/2/2020) malam.

Adapun tujuan warga SAD dan Petani menduduki Kantor Kesbangpol, akibat penggusuran dan perusakan tenda-tenda Warga SAD dan petani.

Yang dilakukan oleh Security dan Karyawan PT. Bangun Sawit Utama/PT. Asiatic Persada, pada hari Minggu sekitar pukul 10.00 WIB, dengan jumlah personil kurang lebih ratusan orang.

Total tenda yang dirusak sekuriti dan karyawan sebanyak 46 tenda. Mereka juga merusak barang-barang milik warga dengan hitungan total kerugian sementara sekitar Rp96.800.000.

Para warga menuntut hak mereka untuk segera dipenuhi, bahkan mereka menyurati Presiden Joko Widodo, Ketua DPR RI, Kapolri, Menteri Agraria, Gubernur Jambi, DPR Jambi, Kapolda Jambi, Bupati Batanghari dan instansi terkait.

Salah satu warga Petani Abunjani yang berada di lokasi, saat penggusuran menceritakan kejadian di lapangan.

“Para karyawan datang dengan puluhan mobil, dengan membawa senjata tajam mereka usir warga yang menempati. Bahkan mereka juga melakukan kekerasan fisik, dan memperlakukan kami tidak berprikemanusiaan” katanya, Rabu (5/2/2020).

Sementara itu salah satu Anggota LSM Peduli Bangsa selaku sangat menyayangkan belum adanya keputusan dari Pemda Batanghari.

“Kami berharap kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Batanghari untuk dapat segera menyelesaikan konflik lahan, tapi sampai detik ini Bupati Batanghari belum bisa ditemui. Kemarin kami baru bisa ketemu dengan Asisten 1, sebagai perwakilan Bupati dan belum ada keputusan kapan bisa ditemui karena beliau sedang berada diluar daerah” katanya.

Adapun jumlah lahan yang dituntut oleh warga SAD dan Petani sejumlah 3.550 Ha.

Editor : Nefri