NUSANTARA

Maenunis Amin Klaim Sutinah Menangkan Etape Perburuan Partai di Mamuju

×

Maenunis Amin Klaim Sutinah Menangkan Etape Perburuan Partai di Mamuju

Sebarkan artikel ini

Reporter : Edo

Sulawesi Barat, Mattanews.co – Fase perburuan partai semakin mendekati garis finish, jelang tahapan Pilkada Mamuju 2020.

Secara mengejutkan, mayoritas partai telah menyatakan dukungan kepada Sutinah Suhardi, sebagai bakal calon Bupati Mamuju yang akan mereka usung.

Melalui Konsultan politik yang sekaligus ditunjuk sebagai salah satu juru bicara Sutinah, Maenunis Amin, menyebut kandidatnya sudah berhasil memenangkan etape perburuan partai.

“Meskipun rekomendasi partai baru akan diterima setelah Sutinah mengumumkan calon wakilnya, akan tetapi sembilan partai yang ditempati mendaftar,” katanya, Minggu (9/2/2020).

Menurutnya, semua sudah dalam proses finalisasi. Ditambah dengan partai non parlemen, minimalnya 10 partai akan bergabung dalam koalisi Mamuju Keren.

Dia mengklaim jika dukungan ini membuat Sutinah sudah memenangkan etape perburuan partai.

Maenunis Amin turut merespon komentar Irwan Pababari, yang meragukan rekomendasi partai, yang sudah menyatakan dukungan kepada Sutinah.

“Apa pak Habsi Wahid sudah pegang rekomendasi Nasdem? Coba minta Irwan Pababari untuk menunjukkan rekomendasi Hanura, sudah ada ditangannya apa belum? Pasti belum ada,” ucapnya.

Sebagai ketua partai, lanjutnya, keduanya pasti memahami betul, ketika seorang ketua partai sudah menyatakan dukungan partainya kepada Sutinah.

Dia menilai itu prosesnya menuju rekomendasi. Itu sama persis case to case dengan Nasdem dan Hanura.

Maenunis melihat manuver mengincar partai yang dilakukan oleh petahana, sebagai bentuk kekhawatiran terhadap konsolidasi partai yang berhasil diselesaikan oleh Sutinah.

“Sutinah lebih progres berkomunikasi dan membangun kepercayaan politik disemua partai. Itulah yang semakin mengkhawatirkan petahana,” ujarnya.

“Makanya pihak petahana sekarang mulai lagi gencar mengejar partai, meskipun mereka tahu persis bahwa itu sudah sangat terlambat,” ucap direktur Logos Politika ini.

Editor : Nefri