NUSANTARA

18 Peserta Ikuti Stakeholder Meeting bersama Tanoto Foundation

×

18 Peserta Ikuti Stakeholder Meeting bersama Tanoto Foundation

Sebarkan artikel ini

Reporter: Taufik

ASAHAN, Mattanews.co – Kabid SD Dinas Pendidikan Asahan, Misyanto dan Kabid SMP Mursaid hadiri Stakeholder Meeting bersama Tanoto Foundation, di Aula SMPN 3 Kisaran, Kamis (27/2/2020).

Kegiatan tersebut diikuti 18 orang di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kantor Kemenag Asahan serta 1 orang awak media.

Satu siklus program PINTAR telah berjalan di kabupaten/kota mitra dengan puncaknya dilaksanakan showcase atau pameran unjuk karya praktek baik di setiap daerah.

Dari showcase tersebut terlihat banyak sekolah mengalami kemajuan yang signifikan, khususnya perubahan dalam manajemen/pengelolaan sekolah, pembelajaran di kelas dan juga budaya baca.

Namun demikian beberapa sekolah menunjukkan perkembangan yang tidak sesuai harapan faktor kepala sekolah dan guru adalah pihak yang menentukan perubahan.

Dari pembelajaran program PINTAR maka Kabupaten Asahan yang masuk dianggap perlu melakukan pertemuan sebagai referensi pelasanaan program.

Evaluasi perlu menjadi perhatian agar menemukan hambatan yang sebenarnya. Untuk itulah perlu diaadakan kembali Stakeholder meeting sehingga pengambil kebijakan bisa menemu kenali hambatan dan kemudian menentukan kebijakan yang sesuai untuk daerahnya masing-masing.

Stakeholder dapat mengenal langsung sekolah mitra dan menemu kenali hambatan yang terjadi di lapangan, pengambil kebijakan mendapat masukan untuk menentukan kebijakan yang sesuai.

Kepala SMPN 3 Kisaran, Muklis mengatakan, Pemkab Asahan sudah berbuat dengan baik dalam bentuk kemajuan pendidikan di Asahan.

Kabid SD Dinas Pendidikan Asahan Misyanto mengatakan, kedatangan Tanoto Foundation sangat membantu pembelajaran bagi kepala sekolah dan guru dengan pembelajaran aktif.

Kepala SMPN 2 Kisaran, Malanton Lahade berharap Kabid SMP melihat bagaimana perbedaan guru yang sudah ikut pembelajaran Tanoto Foudation dengan guru yang belum ikut.

Peran serta masyarakat atau wali murid terhadap pendidikan ini sangat penting bagi kemajuan dunia pendidikan di Asahan.

Editor: APP