Reporter : Rachmat Sutjipto
OGAN KOMERING ILIR, Mattanews.co – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Dinas Pendidikan OKI Sumatera Selatan (Sumsel), bekerjasama dengan Anpasa Entertainmen menggelar Pelatihan Hoax Busting dan Digital Hygiene serta Spiritual Motivation Training Bagi Tenaga Pendidik di jajaran Pemkab OKI, Selasa,(17/3/2020).
Kegiatan yang didukung oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten OKI bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten OKI. Dalam acara ini, menghadirkan trainer bersertifikasi Google dan Direktur Internusa Palembang.
Kepala Diskominfo OKI melalui Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi Publik Diskominfo OKI Adi Yanto mengatakan, Indonesia mengalami darurat hoaks, seiring juga dengan kondisi pandemik kesehatan global menyebarnya Virus Corona (Covid-19).
“Kita memang berada pada situasi menurunnya kesehatan global dengan adanya pandemic virus corona. Namun yang dikhawatirkan justru beredarnya hoaks tentang corona. Yang malah menyebarkan ketakutan dan kekhawatiran di tengah masyarakat,” ucapnya.
Sejak tanggal 16 Maret lalu, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memantau sebanyak 160 hoaks tentang corona, bahkan di Kabupaten OKI Sumsel pun turut beredar hoaks.
Yaitu ada informasi yang menyebar di media sosial (medsos), yang menyatakan ada 6 warga OKI yang suspect corona ini tentu meresahkan.
Diskominfo OKI yang ditugasi sebagai tim komunikasi publik pada satgas penanggulangan Covid-19 di Kabupaten OKI, mempunyai kewajiban untuk menyampaikan informasi yang benar terkait Covid-19.
“Kami lakukan klarifikasi, agar masyarakat tidak khawatir,” ujarnya.
Dia juga berterimakasih kepada jajaran organisasi wartawan di Kabupaten OKI, yang telah mendukung pemerintah dalam menjernihkan informasi dan memberi ketentraman kepada masyarakat.
Adi menghimbau, agar masyarakat jangan mudah percaya dengan berita-berita yang beredar terkait penyebaran Virus Corona.
“Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah sudah menerbitkan protokol (panduan) dan sampaikan kepada masyarakat OKI, tetangga, maupun wali murid, bahwa Pemkab OKI siap hadir dalam mencegah dan menyembuhkan orang yang terjangkit Virus Corona di Kabupaten OKI,” ujarnya.
Direktur Anpasa Entertainment Heriyanto menuturkan, melalui pelatihan ini peserta diharap mampu menjadi penangkal hoaks yang banyak beredar terutama tentang corona.
“Terkait beredarnya isu Virus COVID-19, kami harapkan peserta pelatihan ini jangan mudah men-share postingan di media sosial, sebelum membagikan postingan sebaiknya harus mencari kebenarannya dulu,” ucapnya.
Mereka juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kominfo OKI dan seluruh OPD lainnya, karena cepat tanggap memberikan pendidikan ke masyarakat. Seperti dengan memfasilitasi kegiatan ini, sehingga bisa mencegah beredarnya hoaks tentang Virus Corona di Kabupaten OKI Sumsel.
Editor : Nefri














