EKONOMI & BISNIS

Panhead Cafe and Resto Palembang, Tongkrongan Baru yang Usung Konsep Moge

×

Panhead Cafe and Resto Palembang, Tongkrongan Baru yang Usung Konsep Moge

Sebarkan artikel ini

Reporter : Hanny

PALEMBANG, Mattanews.co – Panhead Cafe Resto dan Live Music resmi dibuka pada hari ini, Sabtu (21/3/2020).

Cafe yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan Palembang ini mengusung konsep paling beda di kota Palembang.

Selain Cafe dan Resto, disini juga ada Barbershop dengan mengangkat tema vintage. Yaitu hiasan ornamen-ornamen Motor Gede (Moge), yang menambah kesan yang mendalam.

Ditambah perfomance Accoustic live music, suasana menjadi beda dari Cafe-cafe lain.

Owner Panhead Cafe Rajab Armin didampingi Manajer Operasional Irfan Rafli mengatakan, Panhead berasal dari nama salah satu jenis motor Harley Davidson tahun 1960-an.

“Kita juga menjadi salah satu klub Moge di Palembang, yang anggotanya rata-rata menggunakan motor diatas 500 cc. Kuliner di sini mempunyai ciri khas, yang menjadi ciri khas kita adalah kuliner khas Manado,” katanya.

Menu kuliner di Panhead Cafe terbagi menjadi 3 yaitu sarapan pagi, makan siang dan makan malam.

Untuk sarapan pagi, tersedia kuliner khas Palembang seperti ragit, laksan, lakso, burgo, srikaya, kue lumpang dan lain-lain.

Di menu makan siang, ada kuliner khas Manado seperti ayam woku, ikan cakalang, tetapi kita juga menyajikan pindang khas Palembang.

Bagi pendatang dari luar kota yang ingin makan makanan khas Manado, kafe ini sangat tepat menjadi pilihan.

“Untuk menu makan malam kita menyajikan western food seperti spagheti, lasagna, pasta. kedepan kita juga akan menyajikan steak,” ucapnya.

Rajab berharap, kedepannya dia ingin meramaikan kuliner Palembang dan menjadi salah satu objek wisata, khususnya wisata kuliner Palembang.

“Kita ingin menjadi Host Community anak-anak Palembang terutama komunitas Moge,” harapnya.

Herlan Asfiudin yang akrab disapa Babe, Staf Khusus Walikota Palembang Bidang Pariwisata, Budaya, Industri, dan Ekonomi Kreatif mengatakan, ini merupakan kekuatan baru karena saat ini para pelaku usaha kuliner bukan untuk bersaing tetapi meramaikan.

“Justru semakin banyak kuliner di Palembang maka semakin banyak pilihan yang diinginkan konsumen. Kuliner tidak terpengaruh oleh wabah Corona yang saat ini masih marak jadi perbincangan, kuliner akan terus maju,” ujarnya.

Editor : Nefri