PALEMBANG, Mattanews.co -Dalam rangka komitmen dan upaya peningkatan kualitas layanan terhadap pelanggan khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), FiberStar meresmikan Kantor Regional Sumsel yang baru.
Kantor FiberStar ini berlokasi di Jalan Mayor Salim Batubara No. 72, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning Palembang Sumatera Selatan (Sumsel).
Kehadiran kantor Regional ke-6 ini, menambah Kantor Regional yang sudah hadir terlebih dulu di beberapa kota besar di Indonesia. Seperti di Kota Medan, Bandung, Semarang, Surabaya dan Bali.
Kantor Regional Sumsel ini juga untuk meningkatkan koordinasi pelayanan di wilayah Bangka, Belitung dan Lampung.
Peresmian Kantor Regional ini ditandai dengan seremoni sederhana yang dipimpin langsung oleh Head of Sub-Region Southern Sumatera Erdat Alamsyah
Erdat mengatakan, kehadiran FiberStar di Palembang ini diharapkan menjadi sebuah solusi dan jawaban untuk masyarakat yang mendambakan jaringan fiber optik dengan kualitas terbaik.
Saat ini sudah terbangun 500 Kilometer jaringan optik di Palembang dan sekitarnya. Kedepannya mereka akan terus memenuhi kebutuhan korporasi di Sumsel.
“Harapan saya, semoga dengan diresmikan kantor baru ini, tim FiberStar di Palembang dapat bekerja lebih efektif, fokus dan terarah,” katanya.
Dia juga mengajak kepada semua staf dan karyawan untuk bekerja lebih optimal dan profesional, agar masyarakat di Kota Palembang dapat menikmati layanan FTTH yang berkualitas.
Thomas Dragono, Direktur FiberStar yang juga merupakan putera daerah di Sumsel mengungkapkan, ada semangat baru setiap memasuki kantor baru FiberStar di Indonesia.
“Semangat inilah yang akan menjadi landasan untuk teman-teman FiberStar berkontribusi lebih nyata dalam visi misi perusahaan. serda mendukung pemerataan jaringan infrastruktur berbasis fiber optik. yaitu dengan konsep netralitas di area komersial dan residensial, khususnya di wilayah Sumbagsel,” katanya.
FiberStar sendiri merupakan penyedia layanan infrastruktur nasional berbasis kabel fiber optik, yang sudah hadir sejak tahun 2014 lalu.
Perusahaan ini mengusung konsep Net Neutrality, dengan 100 persen fiber optik. Jaringan FiberStar sendiri dibangun pada arsitektur akses terbuka, yang memungkinkan penyedia layanan telekomunikasi untuk memberikan layanan Triple Play.
Sejak kehadirannya, FiberStar sendiri telah membuat kemajuan demi pemerataan adopsi ICT di Indonesia. Sekaligus menciptakan Ketahanan Nasional, khususnya dalam bidang Ekonomi Digital Tanah Air.














