BERITA TERKINI

89 Warga Binaan Rutan Prabumulih Bebas Karena Wabah Corona

×

89 Warga Binaan Rutan Prabumulih Bebas Karena Wabah Corona

Sebarkan artikel ini

Reporter : Oldie

PRABUMULIH, Mattanews.co – Diana akhirnya bisa menghirup udara bebas. Ibu satu orang anak ini merupakan satu dari 89 warga binaan permasyarakatan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Prabumulih, yang mendapat program asimilasi rumah.

Diana yang berusia sekitar 25 tahun ini bersyukur bisa berkumpul bersama keluarganya, terutama anaknya yang berusia satu tahun.

“Alhamdulillah senang mendapat asimilasi, tidak menyangka sebelumnya. Terimakasih, bisa kumpul sama anak lagi,” kata Diana saat dibincangi di halaman Rutan Prabumulih, Jumat (03/04/2020).

Meski bahagia bisa pulang kerumah, namun raut wajah Diana menggambarkan kekhawatiran. Diana mengaku cemas dengan wabah corona yang menjadi pandemi global.

“Bersyukur bisa pulang. Tapi saya khawatir dengan adanya corona ini,” ucap Diana.

Sebanyak 89 warga binaan permasyarakatan di Rutan Kelas II B Prabumulih mendapat program asimilasi rumah. Puluhan warga binaan itu kemudian sujud syukur di halaman Rutan.

Langkah ini dilakukan lantaran adanya pandemi virus corona. Program asimilasi rumah ini bukan hanya berlaku di Prabumulih saja, melainkan di seluruh Indonesia.

Kepala Rutan Kelas II B Prabumulih, Reza Mediansyah Purnama mengatakan, narapidana yang mendapatkan asimilasi rumah adalah narapidana yang telah menjalani dua pertiga masa pidananya.

“Untuk teknisnya bertahap, sejak dari Kamis 2 April hingga 7 April 2020 mendatang total ada 89 warga binaan yang akan mendapat asimilasi rumah,” kata Reza.

Untuk kasusnya kata Reza bervariasi, mulai dari pencurian, panganiayaan hingga penipuan. Namun, keringanan ini tidak berlaku untuk bandar narkoba, koruptor, dan teroris.

Total  ada 118 orang di Rutan Prabumulih yang diusulkan untuk mendapat program asimilasi rumah.

Editor : Anang