BERITA TERKINI

Kabar Kasus PDP Covid-19 Meninggal Dunia di OKU Ternyata Negatif

×

Kabar Kasus PDP Covid-19 Meninggal Dunia di OKU Ternyata Negatif

Sebarkan artikel ini

Reporter : Maret Syahrial

OKU, Mattanews.co – Tim Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) gelar Press Release di Aula Gedung SKB Baturaja, guna menanggapi adanya kabar meninggalnya pasien dalam pengasan (PDP) poaitif, dan ternyata itu negatif, Jum’at (20/04/2020)

Meski negatif, namun tim Humas Satgas Covid-19 OKU membenarkannya mengenai hal pasien meninggal yang dirawat di RS DKT tersebut.

Melalui Juru Bicara (Jubir) tim Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM menyampaikan, memang benar adanya seorang ibu dirawat dirumah sakit DKT kemarin.

Dari hasil penelusuran yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit sudah sejak lama sekitar 6 tahun silam.

“Juga hasil diagnosa dikatakan, ibu ini berstatus PDP oleh dokter menangani dan yang merawatnya. Karena ada beberapa gejala yang mengarah/Suspect Covid-19,” ujar Rozali.

Setelah di lakukan rapid test, sambungnya, ternyata ibu ini hasilnya negatif, serta sudah diambil sampel darah untuk diperiksa SWAB dan sudah di kirim ke Lab Kes Provinsi Sumsel.

“Mudah-mudahan dalam 3-4 hari sudah keluar kepastian hasilnya. Tapi Allah berkehendak lain ibu ini meninggal kemarin siang,” paparnya.

Ditempat yang sama, Tim Humas Satgas Covid-19 menerangkan kasus karyawan di salah satu Bank Daerah yang terpapar positif
Covid-19.

Berdasarkan pengecekan awal hasil pemeriksaan Rapid Test ada salah satu karyawan yang positif. Dalam hal ini pihak Bank Daerah telah menindaklanjuti serta melaporkan ke pihak Dinkes OKU untuk mendapatkan pengawasan. “Dan kini yang bersangkutan sudah di isolasi mandiri sambil menunggu hasil pemeriksaan SWAB nya. Mudah-mudahan kesemuanya negatif dan bisa beraktifitas seperti biasa,” ujarnya.

Menurutnya, juga perlu disampaikan bahwa hasil positif dari rapid test, tak berarti yang bersangkutan dipastikan terpapar Covid-19. “Rapid test adalah test screening, bila hasilnya positif maka perlu dikonfirmasi dengan test SWAB, dengan berpedoman pada panduan penanganan Covid-19,” jelasnya.

Tim Humas satgas Covid-19 mengimbau kepada masyarakat untuk tidak cemas, karena hal ini sudah kita tangani sesuai dengan prosedur protokol kesehatan.

Editor : Anang