NUSANTARA

Kenapa Warga Lokal Tidak Diberdayakan di Padat Karya Pekon Hanakau ?

×

Kenapa Warga Lokal Tidak Diberdayakan di Padat Karya Pekon Hanakau ?

Sebarkan artikel ini

Reporter : Kartiko

LAMPUNG BARAT, Mattanews.co Dana Desa (DD) menargetkan terbukanya sebanyak mungkin lapangan kerja di sebuah desa untuk mendorong pengentasan kemiskinan.

Salah satu program yang digelar pemerintah adalah Program Padat Karya, yang dananya bahkan telah terealisasi.

Kendati demikian, program padat karya terkesan tak berlaku di Pekon Hanakau Kecamatan Sukau Kabuten Lampung Barat.

Pasalnya, pihak pekon mempekerjakan orang-orang dari luar pekon atau desa.

Bahkan luar daerah dan itu bukan tidak mungkin, menjadi suatu pertanyaan dan keluhan warga setempat.

Itu diakui oleh MD, warga Hanakau Lampung Barat.

Menurutnya, di Pekon Hanakau ini saja masih banyak yang mencari pekerjaan dan sanggup, mampu untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.

“Mengapa kok malah orang luar dari Pekon Hanakau yang bekerja” ujarnya, Kamis (30/4/2020).

Dia mengatakan, Program Padat Karya seharusnya dikerjakan masyarakat setempat. Namun kenyataannya tidak seperti itu.

Ketua Lembaga Himpun Pekon (LHP) Muryono membenarkan kondisi tersebut.

Namun dia beralasan jika hal tersebut terjadi, karena masyarakat lokal menolak bekerja di program tersebut.

“Memang yang bekerja di lokasi itu bukan warga dari pekon ini. Dulu pernah kita tawarkan kepada masyarakat untuk pekerjaan itu, tapi tidak ada yang sanggup. Ya, kami ambil dari luar,” ungkapnya.

Editor : Nefri