Reporter : Ep
PRABUMULIH, Mattanews.co – Mengingat masa pandemi virus Corona disease 2019 (covid-19), merupakan kejadian yang tidak bisa dihindari, dan mengharuskan untuk tidak melakukan pertemuan tatap muka, dalam rangka memutuskan rantai penularan covid-19, sehingga pertemuan Sekolah Demokrasi KPU Kota Prabumulih secara online merupakan pertemuan yang resmi.
Pekan kemarin, Ketua KPU Kota Prabumulih, Marjuansyah SIP, merupakan pertemuan yang ke-12 kalinya, dan pertemuan dalam jaringan via aplikasi zoom meeting tersebut sudah masuk sebagai referensi dan menjadi salah satu kriteria kelulusan para peserta.
“Mengingatkan demi ini belum ada tanda-tanda akan berakhir sehingga pertemuan online merupakan pertemuan resmi skor demokrasi KPU Prabumulih angkatan 1, kita harap semua siswa berpartisipasi aktif. Karena tingkat absensi kehadiran akan menentukan kelulusan para peserta,’ jelasnya belum lama ini.
Sementara dalam pertemuan ke-12 ini, Komisioner KPU Prabumulih, yang juga pelaksana Sekolah Demokrasi KPU Prabumulih, Andre Swantana MT, menyampaikan materi mengenai peran pemuda dalam pemilu. Kontribusi atau sumbangsih baik pemikiran maupun perbuatan para pemuda, sangat mempengaruhi baik buruknya suatu Negara.
“Secara prosesural, Demokrasi hanya sebagai pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), dan rotasi kekuasaan,” jelas Andre.
“Namun harapan kita melalui Sekolah Demokrasi ini, Bagaimana caranya pemuda bisa berpartisipasi, dan berperan aktif sebagai agen perubahan dengan mengembangkan pendidikan politik demokratisasi,” lanjutnya.
Sehingga, lanjut Mantan aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini, dapat mencapai tiga tujuan utama dilaksanakan Sekolah Demokrasi ini, selain pendidikan pemilih, yaitu meningkatkan partisipasi masyarakat, dan membangun poluntariame atau jiwa nasionalisme atau jiwa sukarelawan para pemuda.
“Jiwa idealis pemuda adalah harga yang sangat mahal, itulah yang menjadikan pemuda sangat berpengaruh di suatu Negara. Karena itu pemuda tidak boleh malas, tumbuhkan jiwa nasionalisme yang kuat hingga menimbulkan jiwa sukarelawan,” harapnya.
Editor : fly














