BERITA TERKINI

PPMI Sumsel Sambangi Gubuk Tak Layak Huni Milik Penjual Bubur

×

PPMI Sumsel Sambangi Gubuk Tak Layak Huni Milik Penjual Bubur

Sebarkan artikel ini

Reporter : Reza Fajri

PALEMBANG, Mattanews.co – Viralnya vidio dari salah satu Aktivis Ali Goik, membuat Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Sumatera Selatan (Sumsel) Charma Afrianto, menyambangi langsung kediaman Sulaiman alias Mang Leman (55) warga Jalan Ki Banten RT 26 RW 05 Kelurahan Kertapati Palembang, Minggu (31/05/2020).

Berdasarkan informasi yang di himpun, Mang Leman sapaan Akrab Sulaiman (55) yang kesehariannya berjualan bubur kacang ijo di kawasan Simpang Sungki Kertapati, tidak pernah merasakan apapun baik bentuk dan jenis bantuan terutama untuk orang miskin dari pihak pemerintah Kota Palembang.

“Sampai saat ini belum ada bantuan dari pihak pemerintah kota Palembang maupun Provinsi Sumsel yang datang ke rumah memberikan bantuan. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, misalnya Kartu Sembako, Bansos, Kupon beras murah atau untuk Pendidikan KIP maupun kesehatan kami tidak pernah mengetahui itu,” ujar Istri Mang Leman, Maymuna (38) saat ditemui di Rumah Gubuknya yang sambil meneteskan air mata.

Dikatakan Maymuna, dirinya berharap kepada pihak pemerintah kota Palembang, agar dapat membantu proses pembangunan rumah gubuk miliknya. May dan Mang Leman sendiri, sudah menempati gubuk ini dari kecil, semoga ada pihak pemerintah mendengar jeritan rakyat kecil ini.

Ketua Umum DPW PPMI Sumsel, Charma Afrianto mengatakan, seperti dilihat sendiri, kondisi beliau memang layak harus dibantu, khususnya tempat tinggal yang tidak layak ditempati

“Semoga ada yang terketuk hatinya untuk membantu mereka,” ujar Charma, saat diwawancarai wartawan.

Dikatakan Charma, Semoga pihak Pemerintah Kota Palembang, segera melakukan pembedahan rumah terhadap rumah Mang Leman, karena kondisi beliau yang sudah tua dan tidak produktif lagi, serta rumahnya sudah tidak layak di huni.

“Kita sedih melihatnya, DPW PPMI Sumsel belum bisa berbuat banyak hanya mampu memberikan bantuan yang tidak seberapa untuk Mang Leman, semoga pandemi Covid-19 ini efeknya tidak terlalu para bagi masyarakat-masyarakat miskin kota Palembang,” terangnya

Sementara Itu, Ketua Umum DPW PPMI Sumsel, Charma Afrianto SE mengatakan, pihaknya kembali bergerak setelah keluarnya pengumuman pemerintah pusat maupun Pemkot Palembang bahwa akan segera ‘New Normal’ PPMI menilai pemerintah harus terus bergerak jangan sampai berhenti karena efek domino dari wabah pandemi penyakit Covid-19 ini terus berlanjut terhadap perekonomian seluruh masyarakat Indonesia ini,” ujar Charma saat ditemui di Lokasi.

Dikatakan Charma, PPMI Sumsel Peduli akan selalu bergerak, jangan pernah berhenti peduli terhadap sesama, karena ini telah menjadi program tahunan. Program PPMI Sumsel di Tahun 2020, pihaknya fokus kepada pemberian bantuan terhadap sesama yang memang sangat membutuhkan.

“Kita melihat masih banyak para buruh yang di pecat, masih banyak para buruh yang di PHK kemudian rakyat miskin kota semakin bertambah, untuk itu PPMI Sumsel mengajak semua pihak untuk tidak berhenti dan terus bergerak,” ujarnya.

Charma menambahkan, “jangan ditengah wabah covid-19 ini saja pihaknya memberikan bantuan, tetapi setelahnya masih akan terus bergerak demi menjaga keseimbangan kehidupan perekonomian di Indonesia ini khususnya di Kota Palembang,” pungkasnya.

Editor : Selfy