Reporter : EP
INDRALAYA,Mattanews.co – Pengalaman berbeda-beda dialami oleh para tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir.
Saat berada di masa Pendemi Virus corona Disease 2019 (Covid-19). Terutama saat disibukkan dengan adanya pasien yang
Seperti yang dialami oleh Reni Susanti (37).
Warga Perumahan Rertu Iman Asri Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara Ogan Ilir ini adalah seorang perawat yang bertugas di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Ogan ilir.
Bahkan saking cintanya dengan profesi dalam menjalankan tugas, lupa dengan hari kelahiran sendiri.
Disela kesibukan bersama pasien itu, ia lalu mendapatkan kejutan melalui kiriman video dari keluarga.
“Kebiasaan setiap ulang tahun makan tumpeng bersama keluarga, sedangkan tahun ini bahkan lupa dengan hari lahir sendiri,” kata Reni.
“Baru inget saat mendapatkan ucapan dari keluarga mealui video ucapan yang dikirim liewat sosial media (sosmed),” sambung wanita dua anak ini.
Sebagai perawat pasein covid-19, tentu rasa khawatir akan tertular pasti ada. tapi Reni memiliki tips agar semua tugas dibuat happy saja, selain itu dengan rutin mengkonsumsi vitamin yang disediakan dari rumah sakit .
“Tentunya berdoa kepada Allah SWT minta perlindungan Nya, itulah senjata ampuh yang menguatkan dalam menjalankan tugas,” katanya.
Suka duka sebagai Tenaga kesehatan ditengah pandemi, merupakan pengalaman berharga yang diharapkan dapat menjadi amal jariyah. Sukanya karena dapat berguna bagi masyarakat luas, namun dukanya kami harus jauh dari keluarga terutama suami dan anak. sudah lebih dari 1 bulan ini.
“kami kalau rindu hanya bisa liat keluarga , anak dan suami melalui video call ataupun telpon saja,” jelasnya.
Sampai saat ini dirinya bersama dengan perawat lainnya, harus tinggal di rumah singgah yang dilindungi oleh Pemerintah kabupaten Ogan Ilir.
Harus selalu siap sedia dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap selama 8 jam dalam 1 hari, dan harus menahan semua rasa, terutama haus dan lapar serta ingin Buang air kecil dan buang air besar (BAB dan BAK).
Semuanya harus diantisipasi sebelum menggunakan APD. Agar bisa menjalankan tugas dengan tenang dan nyaman.
Wanita yang baru saja berulang tahun pada 16 juni ini juga berharap agar pademi ini cepat berakhir.
Sehingga para nakes dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.
Dan seluruh nakes dimanapun berada dalam semoga keadaan sehat dalam lindungan Allah SWT.
“Tidak ada hal yang akan terjadi tanpa seizin Allah SWT, karena itu kami berani menjalankan tugas mulia ini ,” tutupnya.(*)
Editor : Fly














