BERITA TERKINI

Besok, Aksi Massa Tolak RUU HIP di Kantor DPRD Kota Prabumulih

×

Besok, Aksi Massa Tolak RUU HIP di Kantor DPRD Kota Prabumulih

Sebarkan artikel ini

Reporter: Andri

PRABUMULIH,mattanews.co — Hiruk Pikuk pembahasan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) ternyata menimbulkan polemik dan menjadi perbincangan berbagai elemen masyarakat.

Terkait hal itu, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam organisasi masyarakat (Ormas), dan Organisasi Kepemudaan (OKP) Kota Prabumulih akan melakukan Demonstrasi atau aksi massa.

Adanya Rencana Pemerintah tentang rancangan UU HIP mendapatkan penolakan dari masyarakat, oleh karena itu Demonstrasi selamatkan NKRI dan Pancasila dalam aksi ‘Prabumulih Bergerak’ dilakukan.
Tepatnya di depan gedung DPRD Kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) Selasa (30/06/ 2020) Pukul:09:00 WIB.

MUI (Majelis Ulama Indonesia) kota Prabumulih yang telah mendapatkan istruksi dari MUI Pusat dan juga mengantongi maklumat dewan pimpinan MUI Provinsi terkait RUU HIP mengetahui dan membenarkan akan adanya hal tersebut.

Pimpinan MUI Prabumulih yang diwakili oleh Humas H.Amin Nur, melalui pesan Whats appnya menjelaskan tentang Besok pihaknya akan hadir dan memantau langsung dilapangan.

“Semoga apa yang diperjuangan secepatnya mendapat tanggapan dan aksi berjalan lancar sesuai rencana,” tulisnya, Senin (29/6/2020).

Berkumpul massa di depan DPRD Prabumulih tetap akan mengedepankan etika demo damai dengan protokol kesehatan yang diutamakan.

“Aksi damai hanya sebatas orasi yang santun di depan gedung dan setiap peserta wajibkan untuk menggunakan masker,” sambung Amin Nur.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan gabungan dari Ormas dan OKP tersebut hari ini menggelar rapat pemantapan aksi.

Kordinator lapangan(Korlap) Ust.Legiman lewat telepon pribadinya menyampaikan rapat pemantapan aksi hari ini bertujuan untuk mengatur skema massa besok.

“Walau hanya sebatas orasi namun harus tetap bergema dan aksi berjalan dengan kondusif,” ucapnya.

Masih kata Legiman,titik kumpul di DPRD dengan 300 massa yang nanti
akan bergabung, awalnya akan dikordinasikan oleh ketua masing Ormas dan OKP.

“Semua berkumpul dan melakukan aksi didepan DPRD sampai kami diterima untuk bertemu dan berdiskusi oleh para Dewan, makin cepat kami diterima makin bagus, dan setelah itu akan membubarkan diri karena kami tidak ada aksi turun kejalan atau Longmach,” tandas pria yang akrab dipanggil ustad ini.

Diketahui kata Korlap Ini, aksi tersebut sudah diketahui oleh pihak Polres Prabumulih karena sudah dilayangkan surat pemberitahuan kepada Satintelkam.

Editor: Fly