BERITA TERKINI

Dua Bulan 140 Nakes Lahat Belum Terima Insentif

×

Dua Bulan 140 Nakes Lahat Belum Terima Insentif

Sebarkan artikel ini

Reporter : Agustoni

LAHAT, Mattanews.co – Semenjak wabah covid-19 melanda hampir diseluruh negara di dunia, selain doa yang terus dipanjatkan, umat manusia berharap banyak pada perjuangan tenaga medis yang menjadi barisan paling depan menumpas pandemi ini.

Namun sayangnya, cerita tenaga medis di beberapa negara tidak seindah dengan apa yang mereka perjuangkan.

Seperti halnya 140 orang tenaga medis di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), yang diungkapkan Direktur RSUD Lahat, dr Hj Erlinda ZA MKes melalui Humas RSUD Lahat, Ferry Agustiansyah, dimana semenjak dua bulan terakhir mereka yang ditugaskan untuk melakukan penanganan pasien Covid-19, hingga kini belum menerima insentif yang menjadi hak mereka.

“Untuk jumlahnya ada 140 orang tenaga medis, terdiri dari 70 orang tenaga medis dan 70 orang lainnya tenaga penunjang,” ucap Ferry.

Permasalahan itu diakui Sekertaris Daerah Kabupaten Lahat Januarsyah Hambali SH MM, ia mengatakan untuk pencairan tersebut, memang harus melalui proses yang lama.

“Memang prosesnya panjang. Namun kita sudah ajukan ke Bupati, tinggal menunggu review dari pihak Inspektorat dan Kejaksaan,” ungkapnya, Jumat (26/06/20) lalu.

Januarsyah belum bisa memastikan hal itu terwujud. Namun, dirinya meminta agar paramedis agar bersabar menunggu pencarian insentif tersebut.

“Secepatnya akan dicairkan kalau prosesnya sudah selesai. Kita harap petugas medis untuk sabar,” sambungnya.

Terpisah, Kepala BPBD Ali Apandi menjelaskan dalam pengajuan honor perlu kajian mendalam, selain aturan yang menjadi dasar adalah Menkes dan Gubernur, juga perlu di review oleh inspektorat.

Oleh karena itu, baru Kamis 25 juni kemarin kajian itu selesai, dengan keluarnya SK Bupati mengenai insentif tenaga kesehatan dan pendukung lainnya.

Jadi keterlambatan itu karena faktor teknis dari RSUD. bukan karena faktor lainnya.

“BPBD sendiri menerima usulan baru hari kamis sore 25 Juni 2020, Jum’at 26 juni nota dinas pengajuan pencairan ke BPKAD sudah saya tanda tangani,” kata Ali.

“Insyallah senin 29 juni berkas usulan sudah masuk ke BPKAD,” tutupnya.

Editor : Fly