Reporter : Andri
PRABUMULIH, Mattanews.co– Baru saja menyadang gelar zona hijau karena adanya penyebaran Virus Corona (Covid-19 ), kembali Kota Prabumulih didera kabar adanya warga yang terpapar dan positif corona.
Sontak hal ini membuat resah karena isu yang berkembang dari pedagang yang berjualan di pasar tradisional prabumulih (PTM) I.
Mendapatkan isu tersebut pelaksanaan rapid test terhadap 30 orang pedagang, yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid dan Dinas Kesehatan kota Prabumulih,di lokasi PTM I Kota Prabumulih dilakukan,Selasa Pagi 30 Juni 2020,akhirnya dari dari 7 pedagang yang dinyatakan reaktif hasil rapid test tersebut,1 diantaranya belakangan diketahui Non Reactive.
Mengetahui hal tersebut Walikota Prabumulih (wako) Ir.Ridho Yahya sangat menyesalkan kalo ada warganya ada yang benar terpapar virus Corona (Covid-19).
“Sangat kita sayangkan kalo memang ada warga saya yang terpapar virus berbahaya ini, karena kita ketahui bersama ini bukan hanya permasalah diwilayah kita yang namanya corona tapi juga wabah yang harus diatisipasi oleh seluruh dunia,”jelas Wako kepada mattanew.co, Selasa (30/6/2020) Sore.
Masih kata Ridho, Predikat Zona hijau yang saat ini kita sandang usai penerapan PSBB Prabumulih harusnya kita jaga dan pertahankan bersama.
“Ini kembali lagi dari zona kuning ke hijau dan dari zona hijau kembali kuning,saya khawatir kalo masyarakat tetap tidak mengindahkan Protokol Kesehatan kedepannya Prabumulih akan menjadi zona merah kembali,”jelasnya.
Kehidupan New Normal yang tengah kita jalani sekarang bukan berarti kita dapat melakukan berbagai hal diluar rumah dengan bebas dan bisa berinstraksi semaunya.
“Secara individu kita harus tetap menggunakan masker,jaga jarak dan sering cuci tangan dan yang terpenting arahan dan aturan dari pemerintah harus dipatuhi,”ucap Wako.
Diketahui Dinas terkait,usai pelaksanaan rapid tes terhadap puluhan pedagang PTM I,Dinkes Kota Prabumulih bersama Kepala UPTD Pasar, Gunawan dan rombongan Damkar melakukan penyemprotan dibeberapa titik pasar yang ada di PTM I Kota Prabumulih Sumatera Selatan.
Editor : Poppy Setiawan














