NUSANTARA

Peringatan Hari Laut Nasional, MORA Selamatkan Laut Raja Ampat

×

Peringatan Hari Laut Nasional, MORA Selamatkan Laut Raja Ampat

Sebarkan artikel ini

Reporter : Warto Warman

RAJA AMPAT, Mattanews.co – Indonesia dikenal dengan keindahan lautnya Molo Ombin Raja Ampat (MORA) ikut melestarikan laut dengan menggelar edukasi selamatkan laut Raja Ampat untuk memperingati Hari Laut Nasional Kamis,(2/7).

Ketua Panitia Memperingati Hari Laut Nasional, Yuli EL, Pandin MM Pard mengatakan, bermula dari hobi menyelam di Raja Ampat, tiga orang penyelam yaitu ibu Yuli E.L.Pandin, bapak Zakarias Wader dan ibu Diana Yurip. Lalu terbentuklah ide untuk membentuk wadah perkumpulan selam untuk wanita yaitu Molo Ombin Raja Ampat (MORA).

Dilanjutkannya Molomerupakan organisasi wanita dalam pengembangan minat dan bakat selam serta guna mendukung Pemerintah Daerah pada setiap kegiatan parawisata, pendidikan dan konservasi di kabupaten Raja Ampat.

“Maka tepat hari laut Nasional 2 juli 2020 Molo ombin Raja ampat melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya, Pemancangan gerbang SPOT FOTO Raja Ampat dalam laut, Bersih-bersih laut dan Pembentangan Spanduk Wreck Ship Saonek Mondey,” Jelas Yuli

Disebutnya MORA memilika cita-cita menempa, membina dan meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) wanita yang berkemampuan skill
selam maupun non selam dan memahami dan menerapkan kegiatan untuk maju dan berkembang bersama dengan organisasi-organisasi wanita lain yang serupa, serta mampu bekerja sama dan bermitra sejajar dengan organisasi-organisasi lain dalam dukungan kegiatan olahraga, pariwisata dan konservasi.

Ditambahkan Kepala Balai Konservasi Kelautan dan Perikanan Nasional, (BKKPN) Kupang SAP Waigeo Barat, M. Ramli Firman menyampaikan, bahwa indonesia ini merupakan salah satu negara kepulauan terbesar didunia, dengan luas terbentang sekitar 5 juta KM persegi. Dibandingkan dengan darat yang tidak lebih dari 2 juta KM persegi di dalamnya termasuk perairan Raja Ampat yang berada dikawasan segitiga karang dunia.

Menurutnya potensi perairan Raja Ampat yang terdapat sekitaran 500 jenis terumbu karang yang perna di temui dunia, Itu artinya 70% jenis Terumbuh karang itu ada di Raja Ampat. Bahkan kepualauan Kalibian dan Greidgreddif yang teletak di Australi yang ditargetkan amerika Serikat itu hanya 400 jenis terumbuh karang.

“Itu artinya potensi Raja Ampat masih dapat mengunggulinya, Maka tidaklah heran ketika raja Ampat menjadi destinasi wisata dreiver seluruh dunia bahkan menarik simpati para peneliti,” jelasnya.

Hari laut nasional merupakan momen yang baik atas tingkat kebedulian kita terhadap laut karena kondisi sekarang bisa saja rapuhnya laut kita semakin meningkat jika itu tidak di jaga oleh generasi sekarang.

“Karena Sekarang ini semakin banyak buangnya sampah sembarangan, tidak lagi perhatikan kebersihan laut bahkan penggunaan penangkapan ikan yang over fishing dan itu bisa merusak ekosistem laut” ucapnya

Dukungan kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Kapolres Raja Ampat, AKBP, Andre JW. Manuputty SIk, mengapresiasi kegiatan tersebut. Diutarakannya kegiatan positif seperti harus terus dilakukan lagi seperti pembersihan laut pemancangan tiang selamat datang serta dapat menjaga dan merawat laut Raja Ampat.

“Betul bahwa laut Raja Ampat ini sangat kaya dan itu dapat saya buktikan sendiri lewat beberapa spot yang telah saya kunjungi memang sangat luar biasa keindahannya,”ucapnya

Menurutnya kekayaan laut yang ada di Raja Ampat harus menjadi tanggung jawab semua pihak khususnya menjaga kelestarian. Lantaran dengan laut inilah ekonomi Masyarakat dengan mudah didapat.

“Jadi keindahan kekayaan laut di raja ampat sebisah mungkin kita menjaga dan melestarikan agar dengan mudah menarik simpati bagi wisata dan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat,”pungkasnya

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Raja Ampat, AKBP. Andre JW Manuputty, dan dihadiri Kepala Balai KKPN Kupang SAP Waigeo Barat, BLUD Perikanan Raja Ampat, Pos TNI- Angakatan Laut Raja Ampat, Basarnas Raja Ampat, serta Undangan di Saonek Mondey, Kamis (2/7/2020)

Kegiatan yang bertakjub “Save Occan” (Selamatkan Laut), menjaga laut Raja Ampat dari illegal fishing maka laut kita menjadi lestari, terumbuh karang sehat untuk menjadi rumah bagi piara ikan, karena ikan sebagai sumber protein manusia, dan tetap sehat berwisata dengan mengikuti standar kesehatan Tim Satgas Covid -19 Raja Ampat.

Editor : Lintang