NUSANTARA

Tim Kajian Kemekop dan UKM Gelar Presentasi Penguatan Usaha Berbasis Komunitas

×

Tim Kajian Kemekop dan UKM Gelar Presentasi Penguatan Usaha Berbasis Komunitas

Sebarkan artikel ini

Reporter : Wanto Warman

RAJA AMPAT, Mattanews.co – Tim Kajian Kementerian Koperasi dan UKM mempresentase hasil kajian penelitian serta strategi penguatan usaha berbasis komunitas di Kabupaten Konservasi Raja Ampat, Rabu (29/7/2020). Tim kajian Kemenkop UKM, Irman Meiladi menjelaskan, kunjungan tim kajian ini menindaklanjuti hasil kunjungan Menkop dan UKM, Teten Masduki beberapa waktu sebelum terjadi pandemi Covid-19.

Dua minggu terakhir yang di lakukan Tim kajian kementerian adalah mengkaji asesmen dan melihat potret dan petakan dari pelaku-pelaku homestay yang berbasis komunitas di Raja Ampat. Kajian ini berdasarkan wawancara selama 12 hari.

“Sebagai komitmen bersama bahwa teryata ada persoalan yang beragam, tapi ada semangat untuk bekerja sama dari pelaku usaha yang berbeda yaitu, pelaku usaha homestay, tour guide, pelaku usaha berbasis transportasi dan pelaku usaha lain seperti pengrajin yang ingin didorong bersama-sama,” terang Irman.

Ia mengatakan, pihaknya juga melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemda, yang menarik disini karena Pemda dan DPRD sama-sama mendukung pelaku usaha di Raja Ampat.

“Jadi pertemuan ini sebenarnya tujuan akhirnya untuk mengkonfirmasi hasil kajian yang kami lakukan selama 12 hari ini apakah masih kurang dan butuh tambahan atau tidak,” jelasnya.

Dikatakan Irman, sebagai permintaan Menkop yang perlu di dorong adalah kelembagaan yang berbasis komunitas pelaku usaha homestay, sehingga diharapkan memang harus membentuk koperasi yang khusus fokusnya di dalam usaha-usaha wisata dan rencana membentukan strategi menguatan kapasitas.

“Kalau bahasa pak menteri itu “koperasi naik kelas”. Kalau naik kelas itukan kelembagaannya bagus, pendapatannya juga bagus sehingga pelaku usaha itu sejahtera,” ujar Irman.

Diakuinya, yang namanya usaha paling menonjol adalah modal kerja, jadi nantinya ada pembiayaan apakah nanti akan di suport oleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau lembaga biaya bergulir yang selama ini di fokuskan untuk koperasi.

“Tapi nanti diliat skemanya. Yang jelas pak Menteri Koperasi dan UKM berdasarkan kajiannya memang ini layak untuk di pemberdayakan,” tandasnya.

Editor : Chitet