Reporter : Agustoni
LAHAT, Mattanews.co – Puluhan ibu rumah tangga perwakilan dari berbagai Posyandu, Kader Posyandu, PKK dan Alumni Santo Yoseph menghadiri Sosialisasi Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja.
Pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Cindrawasi Lahat, Selasa (11/08). Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Anggota DPR-RI Komisi IX Dapil Sumsel II Ir Sri Melyana, Kepala BKKBN Provinsi Sumsel, Kepala BKKBN Lahat dan sebagainya.
Dalam arahannya, Sri Melyana menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai program KB (keluarga berencana) memang harus dilakukan baik di tingkat perkotaa , hingga desa.
“Berencana itu keren, dua anak lebih sehat. Masyarakat harus tau dan ikut program BKKBN yakni dua anak lebih baik, dan sekarang program tersebut sudah diganti sehingga saat ini menjadi dua anak lebih sehat,” kata dia.
Ia mengharapkan kepada seluruh posyandu yang ada di Kabupaten Lahat agar menerapkan program tersebut sehingga program yang dilaksanakan oleh BKKBN bisa berjalan.
“Kehidupan di negara Luar seperti Jepang dan Singapura, dinegara tersebut tidak menikah sudah lumrah. Mereka beralibi bahwa jika ada anak bagaimana menghidupinya namun di Indonesia banyak anak itu banyak rezeki,” ujar Sri Melyana.
Berbicara KB, kata dia, pihaknya telah memprogramkan Satu Desa Satu Kampung KB, dari program ini bisa mewujudkan apa yang telah diprogramkan pemerintah melalui BKKBN.
“Saat ini sudah ada 44 Kampung KB, dan kedepan cita-cita kita akan mewujudkan satu desa satu kampung KB. Caranya ya seperti sosialisasi yang kita lakukan hari ini. Semoga apa yang diprogramkan ini tercapai,” harapnya.
Salah satu Desa Sehat Kampung KB yakni Desa Sinjar Bulan Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat, mengingat desa ini adalah satu perwakilan Kabupaten Lahat untuk itu Kampung KB Se Sumatera Selatan.
Kades Sinjar Bulan Diki Usman menjabarkan bahwa desa nya tersebut mendapat julukan Kampung KB yakni dua tahun lalu tepatnya tahun 2019.
“Selama desa kami adalah Desa Invesatasi Desa Tertinggal (IDT) dan Alhamdulillah berkat kerjasama antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi desa berkembang dan akhirnya menjadi wakil Kabupaten Lahat untuk ikut lomba kampung KB tingkat Provinsi,” ujar Diki.
Editor : Chitet














