Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi harus bisa memaksimalkan program kerjanya. Tidak lain dengan ikut sertanya semua Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan semua kegiatan. Jadi antara dinas Provinsi dan dinas Kabupaten/Kota harus memiliki satu program yang dikerjakan secara bersama-sama.
“Jangan Provinsi mengerjakan apa, Kabupaten/Kota melaksanakan apa. Jadi tidak ada sinkronisasi antara keduanya. Makanya tujuan akan sulit tercapai,” kata Asisten 2 Provinsi Sumsel Yohanes saat membuka kegiatan Rapat koordinasi dengan Kabupaten/Kota se Sumsel Dinas Kelautan dan Perikanan di hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (3/9).
Antara pihak Provinsi dan Kabupaten harus memiliki tujuan bersama. Lebih baik lagi jika program yang yang dijalankan ini merupakan kelanjutan dari program pusat. Jadi anggaran dan hasil serta lingkup kegiatan ini dapat lebih besar lagi.
Lebih jauh lagi hendaknya semua proses kegiatan melibatkan masyarakat. Semua harus dioptimalkan cara pengolahannya, bagaimana cara melibatkan masyarakat.
Setelah itu juga pasaran juga harus dikembangkan. Seperti budaya makan ikan di masyarakat dimana pasar akan terbentuk dan sumber juga tersedia.
“Harus didayagunakan semua ruang yang ada.Tentu bagaimana sinergitas antara pemerinth Provinsi dan Daerah serta masyarakat haruslah bersatu untuk lebih mengoptimalkan hasilnya nanti,” harapnya.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel Widada Sukrisna mengatakan, kegiatan Rekor ini bertujuan untuk menjalani misi bersama guna mendapatkan hasil yang memuaskan. Tentu saja semua harus di dasarkan kepada pemahaman akan kerja sama bersama.
Jadi jika semua sudah tahu dan mau bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya secara optimal. Maka bukan tidak mungkin dengan anggaran yang ada akan dapat memaksimalkan hasil di semua Kabupaten/Kota saat ini.
“Saya berharap semua bisa bekerja meskipun dalam keterbatasan. Saya yakin akan mendapatkan hasil yang memuaskan jika para kepala dinas mau bersusah terlebih dahulu,” jelas dirinya.
Editor : Chitet














