Reporter: Andre Bara
PRABUMULIH,mattanews.co – Keseriusan Polisi atas upaya pendisiplinan wajib masker ditunjukkan oleh jajaran Polisi Resort (Polres) Kota Prabumulih dengan membentuk satuan baru.
Satuan yang baru dibentuk itu, disebut Pasukan Lupa Make Masker alias Lupa Mama.
Menurut, Kapolres Kota Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya, ini sebagai bentuk penegakan disiplin Protokol Kesehatan (Protokes) terkait warga yang belum patuh memakai masker saat beraktivitas diluar rumah.
“Saat ini Prabumulih masuk Zona Orange, pentingnya pendisipilan Protokes
bukan hanya pada masyarakat tapi dari jajaran kami sendiri yang mendahului,” ungkap AKBP I Wayan Sudarmaya. Jumat (4/9/2020).
“Ayo seluruh personil sama sama kita tegakkan Protokesnya biar status zonanya menjadi zona hijau kembali,” imbuhnya.
Ditempat berbeda, Wakapolres Prabumulih Kompol Agung Adhitya Prananta juga melasanakan kegiatan serupa tapi khusus Intern di lingkungan Polres Prabumulih.
Wakapolres bersama Kasi Propam Ipda Rikyanto Atmaja, melaksanakan pengawasan pada personel yang tidak mematuhi Protokol kesehatan.
Pada selepas salat Jumat, pihaknya mendapati salah seorang personel lupa memakai masker pada saat berdinas.
“Jelas karena sudah menjadi ketentuan terhadap personel tersebut langsung ditindak dengan kegiatan kurve bersih bersih halaman Kantor Polres Prabumulih dengan memakai rompi Lupa Mama,” ungkap Kompol Agung.
Wakapolres menambahkan nama yang bersangkutan juga kita daftarkan untuk menjadi Pasukan Lupa Mama (Makai Masker),
“Ini setiap hari akan kita lakukan dan nanti jika kedapatan lagi ada personel yang masih tidak menatuhi Protokol kesehatan akan kita kumpulkan menjadi Pasukan “Lupa Mama” (Lupa Makai Masker),” tungkas Waka Polres.
Selain wajib make masker banyak upaya Polres yang telah dilakukan pada hari-hari sebelumnya dalam menegakan Protokes, seperti memberikan himbauan kepada warga kota Prabumulih tentang pentingnya mematuhi Protokol kesehatan.
Untuk hari ini Polres Prabumulih dan Polsek-Polsek jajaran kembali melaksanakan himbauan protokol kesehatan di masjid-masjid dengan menempatkan personel serta membawa papan bicara sebagai sarana himbauan kepada para jamaah masjid. (*)
Editor: Fly














