HUKUM & KRIMINAL

Pensiunan PTPN IV Tewas Mengenaskan, Anaknya Menduga Dibunuh OTK

×

Pensiunan PTPN IV Tewas Mengenaskan, Anaknya Menduga Dibunuh OTK

Sebarkan artikel ini

Reporter: Muhamad Siddik

SERGAI, Mattanews.co – Isak tangis histeris keluarga dan tetangganya mewarnai kediaman rumah duka ketika Mobil Ambulance pembawa jenazah Ngasil Tarigan (67) tiba dikediamannya dusun III Desa Jambur Pulau Kecamatan Perbaungan, Sergai, Jumat (11/9) Sore

Ngasil Tarigan (67) yang merupakan pensiunan karyawan PTPN IV Unit Kebun Adolina Kecamatan Perbaungan sekitar tahun 2006 lalu ditemukan warga tewas dengan mengenaskan di kebun tanaman kopi miliknya di Dusun I Desa Simempar Kecamatan Gunung meriah Kabupaten Deliserdang, (10/9) dini hari

Informasi yang dihimpun dari anak nomor dua yakni Edi Suranta, Ngasil Tarigan (67) meninggalkan satu istri dan 4 orang anak terdiri dari dua anak perempuan dan dua anak laki laki

Edi Suranta mengatakan kalau bapaknya pergi keladangnya sudah hampir sekitar selama 7 bulan, untuk berladang di kebun milik warisan keluarganya

“Bapak pergi berladang sekitar di bulan 2 lalu 2020, Selama bapak berladang bapak pulang ke rumah paling sebulan sekali, kadang kadang dua bulan sekali itupun kalau bahan makanannya habis,” katanya.

Lanjut Edi, dirinya terakhir jumpa bapaknya 17 agustus 2020 lalu itu pun waktu ada acara keluarga, dan terakhir berkomunikasi dengan bapaknya sekitar seminggu lalu.

“Selama ini bapaknya pun gak ada cerita kalau bapak ada masalah, karena bapak yang diketahuinya tipe orangnya gak mau cari masalah, bapak orangnya pendiam, ujarnya.

Edi Suranta juga menyebutkan bahwa dugaan kuat bahwa bapaknya tewas dibunuh Orang Tak Dikenal (OTK),

“Sebab kematian bapak nya tidak wajar, dilihatnya bapaknya mengalami luka bacok dibagian kepala bagian belakang, kemudian dibagian atas kepalanya ada bekas pukulan yang diduga dari pukulan martel, dan di bagian tangan kirinya mengalami robek dan di dekat pergelangan tangan nyaris putus, jelasnya

Melalui Mattanews.co, Edi Suranta selaku anak kandungnya sangat memohon dan meminta kepada Polsek Gunung Meriah, Polresta Deli Serdang dan Polda Sumatera Utara untuk dapat segera mengungkap kasus pembunuhan bapaknya, dan siapa pelaku dibalik pembunuhan bapaknya.

Editor: Fly