BERITA TERKINI

Kabupaten Blitar Jadi Percontohan Program KB di Jatim

×

Kabupaten Blitar Jadi Percontohan Program KB di Jatim

Sebarkan artikel ini

Reporter : Robby

BLITAR, Mattanews.co Kabupaten Blitar menjadi percontohan program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi (KB-KR) di Jawa Timur (Jatim).

Capaian KB di Kabupaten Blitar dapat dikatakan tinggi, sehingga layak dijadikan percontohan program KB.

Dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh tanggal 26 September 2020 mendatang, BKKBN RI bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI mengadakan KB gratis.

KB gratis untuk warga Kabupaten Blitar tersrbut, digelar di tiga rumah sakit, yakni RSUD Srengat, RSUD Ngudi Waluyo, dan RSU Medika.

Ada 150 Akseptor yang mengikuti kegiatan dan terbagi dalam tiga tempat. Untuk program KB Ayudi ada 45 orang dan program implant ada 105 orang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A), Eka Purwanta menuturkan, KB-KR ini bertujuan meningkatkan percepatan pencapaian program keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Selain itu, KB-KR juga untuk menyosialisasikan pentingnya kontrasepsi dalam mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

“KB-KR ini gratis untuk 150 warga di Kabupaten Blitar,”ungkapnya, Jumat (25/9/2020).

Pemerintah Indonesia dalam peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia ini, memberikan layanan untuk 45.386 akseptor.

Hingga hari Jumat, baru tercapai 42.785 akseptor. Sementara itu, dari data ini 40 persennya dari Pulau Jawa yang meliputi, Jawa Barat (Jabar), Jaea Tengah (Jateng), dan Jatim.

Kepala Seksi Bina KB Rumah Sakit Swasta BKKBN Pusat Sukarno mengatakan, program ini bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI, bertujuan untuk membangun keluarga warga Indonesia.

“Pada saat pandemi seperti sekarang ini, lanjutnya, capaian program KB mengalami penurunan karena adanya beberapa layanan yang sempat terhenti,” ungkapnya.

Meski demikian, BKKBN dan Komisi IX DPR RI berkomitmen untuk terus melaksanakan program, guna mendorong pembangunan keluarga dan keluarga berencana (Bangga Kencana).

Menurutnya, program KB-KR ini digelar di konstituen anggota Komisi IX DPR RI Anggia Ermarini.

Ditambah politisi Kabupaten Tulungagung Anggia Ermarini, Dengan merencanakan sebuah keluarga dengan cara mengikuti KB, dia optimis angka kelahiran dapat dikendalikan.

“Sehingga masyarakat lebih berkualitas dan sejahtera,” katanya. (ADV)

Editor : Nefri