Reporter : Arie
MUARA ENIM, Mattanews.co – Setelah sebelumnya mendapatkan kecaman dari Fraksi PPP terkait pengadaan satu unit Mobil Land Crusher (LC) seharga 2,5 miliar, kali ini Pemkab Muara Enim kembali mendapatkan sorotan dari Organisasi masyarakat DPC Projo Kabupaten Muara Enim.
Puluhan anggota Ormas DPC Projo Kabupaten Muara Enim mendatangi kantor Bupati Muara Enim meminta membatalkan pengadaan mobil LC tersebut.
“Hal tersebut bisa dikatakan pemborosan, kan masih ada mobil Toyota Alphard eks Bupati masih sangat layak untuk dipakai apabila ada tamu agung,” ujar Deny Eka Chandra, Ketua DPC Projo Kabupaten Muara Enim saat menyampaikan orasinya di depan kantor Bupati Muara Enim, Kamis (01/10/2020).
Dilanjutkan Deny, apalagi di masa Pandemi Covid-19 saat ini, hal tersebut dirasa sangat kurang tepat, ditambah lagi saat ini perekonomian di Kabupaten Muara Enim sangat menurun karena hal tersebut.
“Ayo pikirkan masyarakat, jika memang Bupati itu merakyat seperti visi dan misinya jangan dibedakan antara rakyatnya dengan pejabat, kalau memang harus dibedakan, jangan gunakan visi misi merakyat,” tegasnya.
Deny berharap, kiranya pengadaan satu unit Toyota Land Cruiser tersebut dipertimbangkan kembali. Karena mobil dinas Toyota Alphard eks Bupati Muara Enim sangat layak pakai.
“Seharusnya Pemkab Muara Enim focus penanganan pendemi Covid-19 kian hari kasusnya kian bertambah, belum lagi krisis ekonomi dampak dari Covid-19,” tukasnya.
Editor : Anang














