[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
Reporter : Agustoni
LAHAT, Mattanews.co – Desa Payo yang terletak di Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat, mendapat pembinaan langsung dari Tim PKK Kabupaten Lahat bersama Tim PKK Provinsi Sumsel tentang Pembinaan Iva Test Tahun 2020, Jum’at (16/10).
Desa Payo yang sebelumnya pernah meraih juara pertama ditingkat Kabupaten Lahat, tentang pembinaan Iva Test,akan mewakili Kabupaten Lahat ke tingkat provinsi dalam ajang pembinaan Iva Test pada akhir tahun 2021.
Pada awak media Nelli Kepala Puskesmas Merapi II Kecamatan Merapi Barat, menyampaikan,Pembinaan ini langsung dari PKK Provinsi dan PKK Kabupaten Lahat, pembinaan ini juga tidak melebar dari pembinaan IVA (Infeksi Vagina Akut) yang menyangkut langkah awal pemeriksaan pada kesehatan rahim ibu-ibu.
Adapun peserta yang dibina ialah dari kader dan tim PKK desa serta bidan desa, ini juga untuk mengetahui peningkatan dan penurunan IVA didesa tersebut,apakah meningkat atau menurun.
Dikatannya lagi, pada saat pembinaan pertama, di desa payo sudah ada pengidap kanker serviks, dan ini dilakukan untuk langkah PKK mengurangi kanker tersebut ditengah masyarakat. Kita sudah bertemu dengan pasien tersebut dan sudah kita rujuk atau diperiksa lanjutan. Pasien juga sudah dirawat dan sudah dioperasi, penanganan nya pun seperti pengidap kanker biasanya,” jelas Neli.
“Ada dua orang warga desa ini yang mengidap penyakit kanker serviks sehingga desa ini menjadi desa percontohan pemeriksaan IVA di Kabupaten Lahat,” Ujar Nelli.
Dan Program hari ini adalah Program kerja dari pihak Kementerian Kesehatan dan dijalankan di desa payo.
“Desa ini sudah juara satu karena sudah bisa mendeteksi adanya kanker serviks, untuk itu desa payo menjadi juara dan berhak mewakili Kabupaten Lahat untuk ikut di kejuaraan pemeriksaan Iva Test ke tingkat provinsi,” lanjutnya.
Adapun faktor penyebab kanker serviks tersebut terjadi bisa disebabkan karena faktor makanan, kebersihan atau keturunan dan banyak lagi.
“Adapun cara yang dilakukan untuk mengetahui peningkatan dan penurunan kanker serviks ini dilakukan dengan cara, yang pertama diberi kuisioner selanjutnya diperiksa oleh tim bidan desa jika ada kelainan maka akan di periksa di puskes,” terang dia.
Camat Merapi Barat Sumarno menjelaskan kegiatan hari ini adalah kegiatan Tim PKK, Bidan Desa dan Kader PKK Desa Payo dalam pemberian pembinaan tentang Iva Test.
“Dengan adanya pembinaan IVA Test,harapan kita warga Desa Payo terkhusus warga Merapi Barat dapat terbebas dari kanker serviks, dan jalankanlah apa-apa materi yang telah diberikan oleh tim PKK Provinsi bersama Tim PKK Kabupaten Lahat,dan semoga Desa Payo bisa meraih juara kembali di tingkat provinsi dalam ajang pembinaan IVA Test,” harap sumarno.
Terpisah Kepala Desa Payo Harun Rasyid, kepada awak media menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim PKK provinsi dan kabupaten yang telah datang dan memberikan pembinaan kepada tim PKK Desa Payo, Bidan Desa dan Kader PKK tentang IVA Test ini.
“Karena sebelumnya sudah ada warga kita yang terkena, untuk itu tim PKK tergerak sehingga kedepan jangan sampai ada lagi masyarakat yang terkena. Dengan adanya penyuluhan dari ibu PKK, bidan desa dan lainnya.
Dirinya juga berharap kepada masyarakat desa Payo harus optimis dalam pemeriksaan terutama kesehatan kanker serviks.
“Syukur alhamdulillah warga Masyarakat kita sudah sangat termotivasi, hingga saat ini sudah 80 persen yang sudah diperiksa,”terangnya.
Harapan kita semoga dapat menjuarai lomba pembinaan Iva Test di tingkat Provinsi, ini semua juga tidak lepas dari dukungan masyarakat dan tim PKK.
Dirinya juga berpesan kepada warga nya agar lebih menggiatkan pemeriksaan Iva Test ini karena sangat penting dan penyakit kanker serviks ini berbahaya untuk remaja maupun Ibu-ibu.
“Kepada pihak kader posyandu dan PKK agar lebih giat lagi penyuluhan kanker serviks ini,dengan harapan semoga ibu-ibu desa payo dapat terhindar dari sakit kanker serviks, kedepan mari kita sama-sama memberi himbauan dan penyuluhan kepada masyarakat,” tuturnya.
Editor : Chitet














