Reporter : Salifuddin
OGAN ILIR, Mattanews.co – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (Gempar) Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar aksi damai di depan gerbang komplek perkantoran KPUD Ogan Ilir dan Bawaslu Ogan Ilir, pada hari Senin (26/10/2020).
Gempar yang terdiri dari aktivis HMI, Pemuda Muhammadiyah, PMII, GP Ansor dan sejumlah organisasi lainnya, menyatakan memberi memberikan dukungan terhadap keputusan yang dikeluarkan oleh KPUD dan Bawaslu Ogan Ilir.
Yaitu mendiskualfikasi pasangan calon (paslon) petahana Ilyas Panji Alam dan Endang Putra Utama Ishak.
“Keputusan tersebut adalah sebuah langkah berani dan tegas. Kami sebagai masyarakat Ogan Ilir memberi apresiasi dan mendukung keputusan tersebut,” ujar seorang mahasiswa dalam orasinya.
Sementara Koordinator aksi Gery Andara Saputra mengatakan Gempar Ogan Ilir mengatakan selain mendukung keputusan tersebut, Gempar juga mengutuk langkah-langkah pelemahan terhadap KPUD dan Bawaslu Ogan Ilir oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.
Gery juga mengutuk pihak-pihak yang melakukan tindakan provokatif, dengan cara menyebarkan isu serta berita bohong tentang Pilkada Ogan Ilir. Karena menurutnya, hal tersebut dapat memecah belah keutuhan dan persatuan masyarakat Ogan Ilir.
“Kami meminta pihak berwenang segera mengambil langkah tegas terhadap akun yang melakukan tindakan provokatif dan menyebar berita hoax tersebut,” ujarnya.
Ketua Bawaslu Ogan Ilir Dermawan Iskandar yang menerima aksi bersama Ketua KPUD Massuriyati mengucapkan terima kasih atas dukungan mahasiswa tersebut.
Dermawan Iskandar juga memastikan apa yang telah diputuskan oleh Bawaslu Ogan Ilir, sudah melalui kajian yang mendalam dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berterimakasih kepada adik-adik mahasiswa yang mendukung Bawaslu Ogan Ilir, kami juga telah mendata akun-akun yang telah menyebarkan berita bohong dan akan melaporkannya ke aparat kepolisian,” ucapnya.
Pendapat sama disampaikan Ketua KPUD Ogan Ilir Massuriyati, yang mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh masyarakat dan mahasiswa Ogan Ilir terhadap kepada kinerja mereka.
“Kedepan kami akan terus berkerja sesuai aturan yang ada,” ungkapnya.
Dalam aksi itu perwakilan mahasiswa sempat memberikan karangan bunga dan piala kepada Ketua KPUD dan Bawaslu Ogan Ilir. Aksi tersebut juga dijaga ketat oleh aparat keamanan.
Ketua Tim Advokasi pasangan Ilyas-Endang Firli Darta mengungkapkan, aksi tersebut sah-sah saja sebagai bentuk dukungan terhadap KPUD dan Bawaslu.
“Sah-sah saja mereka melakukan aksi dukungan terhadap KPUD dan Bawaslu, namun mari kita sama-sana tunggu hasil keputusan MA,” ujarnya.
Editor : Nefri














