Reporter : Selfy
PALEMBANG, Mattanews.co – Sebagai bentuk penghormatan atas semua jasa dan pengorbanan seluruh pahlawan, hidup mati memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan negara, seluruh warga negara Indonesia wajib mengenang jasa para pahlawan di setiap tahunnya, 10 November. Tauladan inilah yang menginspirasi dan terpatri dalam hati sanubari KPK-RI.
“Jika segala bentuk resiko mulai dari intimidasi hingga keselamatan jiwa dan raga menjadi konsekuensi yang harus kami terima sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia, Insya Allah kami seluruh insan di KPK ikhlas dan siap menerimanya,” papar Ketua KPK RI, H Firli Bahuri.
Meskipun pahlawan di jaman ini, tidak lagi dilakukan seperti dulu dengan mengangkat bambu runcing, di zaman now, bukan lagi kolonialisme melainkan laten korupsi yang telah berurat akar di Negeri ini.
“Jika dahulu para pahlawan mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan negara, saat ini kita harus melanjutkan perjuangan mereka. Kita mulai dari sikap jujur, berani dan hebat serta anti korupsi. Memang perjuangan kita saat ini tidak dengan pertumpahan darah melawan penjajah, namun lebih berat karena melawan bangsa kita sendiri, sesuai pesan Bung Karno,” terang Mantan Kapolda Sumatera Selatan ini.
Menjaga integritas, memegang teguh nilai-nilai agama, budaya dan kejujuran serta tidak diam melihat kedzoliman korupsi, adalah cara untuk menjadi seorang pahlawan untuk melawan korupsi yang dapat menyakiti anak bangsa.
“Butuh banyak pahlawan untuk melawan korupsi yang telah lama menjajah negeri ini, agar penyakit kronis ini dapat benar-benar musnah dari bumi pertiwi. Selain itu, agar cita-cita Founding Father dapat terwujud dimana negara dapat melindungi, mensejahterakan, serta mencerdaskan kehidupan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote,” tandas Jendral Bintang Tiga ini.
Lebih lanjut, Orang nomor satu di KPK ini, berharap agar warga negara Indonesia, dapat melakukan sesuatu untuk bangsa, seperti menjadi bagian dari Pahlawan Anti Korupsi.
“Negara kita telah begitu memberi segalanya kepada kita, kini saatnya kita untuk membayar kembali kepada negara dan saatnya kita melakukan sesuatu untuk bangsa kita, semisalnya tidak menjadi bagian dari terjadinya korupsi,” tukasnya.
Editor : Selfy














