BERITA TERKINI

2 Pelajar SMKN 1 Suak Tapeh Sulap Berbagai Limbah Jadi Produk Ekonomis

×

2 Pelajar SMKN 1 Suak Tapeh Sulap Berbagai Limbah Jadi Produk Ekonomis

Sebarkan artikel ini
2 Pelajar SMKN 1 Suak Tapeh Banyuasin Sumsel mengkreasikan berbagai limbah menjadi produk yang bernilai ekonomis (Nasir / Mattanews.co)
2 Pelajar SMKN 1 Suak Tapeh Banyuasin Sumsel mengkreasikan berbagai limbah menjadi produk yang bernilai ekonomis (Nasir / Mattanews.co)

Reporter : Nasir

BANYUASIN, Mattanews.co – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN) Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel),melakukan inovasi dengan memanfaatkan limbah cair bekas pewarna kain jumputan dan daun-daun kering.

Limbah tersebut disulap para pelajar SMKN 1 Suak Tapeh menjadi kerajinan bernilai ekonomis.

Inovasi ini membawa mereka masuk dalam 10 besar kategori Siswa Inovatif, dalam lomba Inovator Daerah Provinsi Sumsel Tahun 2020, yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah dari 600-an orang peserta.

Salah satu Siswi SMKN 1 Kecamatan Suak Tapeh, Fitri Novia Maharani mengatakan, dirinya pernah melihat orang membuat kerajinan kain jumputan Palembang.

Hasil dari pewarna kain jumputan tersebut, ada yang terbuang begitu saja setelah selesai dimanfaatkan.

Berangkat dari itu, dirinya bersama teman-teman berdiskusi bagaimana limbah tersebut bisa dimanfaatkan.

Akhirnya setelah menemukan ide dan mencari tahu dari beberapa sumber, mereka terpikir untuk membuat kerajinan tangan.

“Jadi kami memanfaatkan limbah cair kain jumputan  dan limbah kulit jagung dan daun-daun kering,” ucapnya, Jumat (13/11/2020).

Setelah melalui beberapa proses, daun-daun dan kulit jagung kami bentuk menjadi berbagai benda hias.

Seperti rangkaian bunga, hiasan buku, hiasan bingkai, sovenir hingga kerajinan lainnya.

“Selain tidak mencemari lingkungan, limbahnya dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Hasilnya pun tidak kalah dengan hasil kerajinan, yang ada di pasar maupun Mall,” ujarnya.

Siswa lainnya, Fransiska Fransiska Eka Anjelina mengatakan dirinya bersama temannya Fitri Novia Maharani baru saja melakukan presentasi, di depan para tim juri.

Adapun judul inovasi yang telah dipaparkan yaitu ‘Pemanfaatan Limbah Cair Jumputan Palembang sebagai Pewarna Kerantunda dan Kerakujang Berbasis Ekonomi Kreatif’.

“Hari ini kami melakukan kegiatan Zoom Meeting untuk lomba Inovator Daerah. Alhamdulillah walau tadi cukup deg-degan, tapi semua berjalan dengan lancar. Harapannya semoga bisa mendapatkan hasil yang baik pada lomba ini,” ungkapnya.

Editor : Nefri