Reporter: Faldy
PALEMBANG, Mattanews.co – Wali Kota Palembang H Harnojoyo, menerima piagam dan penghargaan sebagai kepala daerah Terinovatif se Sumsel, dalam lomba Kepala Daerah Inovatif 2020 Piala Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia bersama Harian Pagi Sumatera Ekspres.
Sebelumnya, pada 18 November, pemenang lomba diumumkan melalui video confrence.
Kota Palembang menempati peringkat pertama atau juara satu. Kemudian Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Muara Enim di peringkat kedua dan ketiga
General Manager Sumatera Ekspres, Nurseri Marwah, menyerahkan langsung penghargaan itu. Senin, (30/11/2020) di rumah dinas wali kota Palembang.
“Inovasi ini untuk menjadikan pelayanan yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih berguna,” ujar Harnojoyo.
Ia menyebutkan, ada banyak inovasi di Kota Palembang. Tahun 2019 berjumlah 126 inovasi.
Kemudian tahun 2020, pertama ada 69 menjadi 195 inovasi.
Harnojoyo mengatakan bersyukur menerima penghargaan bergengsi ini.
“Penghargaan ini jadi motivasi kita untuk terus berinovasi, lebih banyak dan lebih baik lagi ke depannya,” ujar Harnojoyo.
Ia melanjutkan, Palembang telah pula memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) yang pada Jumat lalu diresmikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Tjahjo Kumulo.
Di MPP yang terbesar dan terlengkap di Indonesia, ini ada 373 jenis layanan dari 28 instansi.
“MPP ini adalah inovasi kita ikuti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara cepat, murah, efektif dan terintegrasi,” kata Harnojoyo.
Ia juga menyambut baik rencana Koran Sumeks menggelar kegiatan bersih bersih Sungai Musi pada tahun depan.
“Tapi ini harus kita perhatikan, karena hari ini kita bersihkan pasang datang lagi sampah. Kita harus gunakan teknologi. Maka fokus dulu ke anak sungai, dan restorasi anak sungai Sekanak-Lambidaro dengan anggaran mencapai Rp 390 M. Mungkin bisa dengan menyertakan anak sungai, kemudian baru induknya (musi),” Harnojoyo menerangkan.
General Manager Sumeks, Nurseri Marwah, mengatakan, Palembang merupakan kota dengan jumlah inovasi yang secara aktif di laporkan.
“Paparan walikota juga menjadi poin yang menentukan,” katanya.
Terkait dengan 2021 program bersih – bersih sungai musi mulai Januari, termasuk cat rumah di sekitar kawasan.
“Pengentasan masalah sampah di Sungai Musi harus ada koordinasi antar kepala daerah,” kata Nurseri. (*)
Editor: Fly














