NUSANTARA

KPU Fakfak Gelar Simulasi Pemungutan Suara

×

KPU Fakfak Gelar Simulasi Pemungutan Suara

Sebarkan artikel ini
Foto: Ketua KPU Dihuru Dekri Rajaloa (tengah), Kapolres Fakfak, Dandim 1803/Fakfak, Kepala Kesbangpol dan komisioner Bawaslu, saat acara simulasi penguatan suara

Reporter: Mokhsen Rumeu

FAKFAK,Mattanews.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Fakfak gelar Simulasi pemungutan dan perhitungan suara di TPS, di halaman kantor KPU Fakfak. Rabu (2/12/2020).

Simulasi ini dalam rangka persiapan, hari pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak pada 9 Desember 2020, mendatang.

Ketua KPU Fakfak Dihuru Dekry Radjaloa mengatakan, simulasi ini dilakukan agar masyarakat secara umum, dapat untuk mengetahui tata cara penyaluran hak suara di TPS. Terutama di tengah pandemi Covid-19, dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Segala hal yang berkaitan dengan tata cara pemungutan suara, agar dapat untuk diperhatikan benar oleh petugas KPPS. Dan dengan menerapkan protokol kesehatan pada saat pencoblosan,” ucap ketua KPU.

Komisioner KPU Fakfak Divisi Teknis Hasanudin Rettob S.Pdi, saat memandu simulasi tersebut
Teknis Penerapan Protokol Kesehatan di TPS

Komisioner KPU Fakfak Divisi Teknis Hasanudin Rettob S.Pd.I, yang memandu simulasi tersebut.

Retob menambahkan, bahwa ada beberapa hal baru yang akan ada di TPS. Saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

“Mulai dari melakukan desinfeksi rutin di TPS dan mewajibkan masyarakat yang datang, agar menggunakan masker saat di TPS,” ujar Rettob.

Kata Rettob, adapun hal lainnya adalah dengan pengukuran suhu tubuh, dan Pemilih akan diberikan sarung tangan, untuk melakukan pencoblosan. Agar dapat mencegah penularan covid-19 saat mencoblos.

Selain itu, tempat cuci tangan tersedia di setiap TPS, dan juga membekali petugas dengan Alat Pelindung Diri (APD).

“Tentunya nanti ada pelarangan agar tidak berdekatan di dalam TPS, atau menjaga jarak pada saat pencoblosan. Sedangkan Model tinta berubah menjadi tinta tetes,” sambung Rettob

Adapun Bilik khusus, bagi masyarakat yang suhu tubuhnya di atas 37°,3. Serta jumlah pemilih di setiap TPS juga ada pembatasan, maksimal 500 orang dari sebelumnya 800 orang.

“Pemungutan suara mulai dari pukul 7.00.WIT, dengan mekanisme 50 orang melakukan pencoblosan dengan waktu 1 jam. Berikutnya untuk pemilih 50 berikutnya dengan waktu yang sama dan seterusnya hingga pukul 12.00,” tandasnya.

Hadir dalam simulasi itu, Kepala Badan  Kesbangpol, Kapolres Fakfak, Dandim 1803/Fakfak, Bawaslu. Serta seluruh Panitia Pemelihan Distrik (PPD) Se Kabupaten Fakfak.

Editor: Fly